Sambut WSBK, 1.000 Kamar Hotel Disiapkan di KEK Mandalika

Pemandangan KEK Mandalika yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan WSBK, 12 - 14 November 2021. (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pariwisata (Dispar) NTB memastikan kesiapan akomodasi dalam menyambut event World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika yang akan dilaksanakan 12 – 14 November mendatang. Jumlah kamar hotel yang disiapkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sekitar 1.000 kamar.

‘’Kalau hotel di kawasan Mandalika, informasinya 1.000 kamar sudah disiapkan.  Ada tiga hotel besar di sana, yaitu Novotel, Pullman dan Raja Hotel Mandalika,” kata Kepala Dispar NTB, H. Yusron Hadi, SMT., MUM., dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 15 September 2021.

Iklan

Yusron mengatakan, sarana akomodasi berupa hotel bukan saja di KEK Mandalika. Tetapi juga sudah ada yang siap di luar KEK Mandalika.

“Jadi, kita mendorong, memfasilitasi hotel-hotel di luar Mandalika. Kesiapannya kita fasilitasi segera CHSE,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Yusron, sarana akomodasi hotel juga tersedia di Lombok Tengah, Kota Mataram, Senggigi dan tiga gili di Lombok Utara.

Berdasarkan data Dispar NTB tahun 2020, jumlah hotel berbintang di daerah ini sebanyak 90 hotel dengan jumlah 4.986 kamar. Dengan rincian, Kota Mataram 29 hotel dengan jumlah 1.573 kamar, Lombok Barat 38 hotel dengan jumlah 2.644 kamar.

Selanjutnya, Lombok Utara 5 hotel berbintang dengan jumlah 180 kamar, Lombok Tengah 6 hotel dengan jumlah 329 kamar, Lombok Timur 3 hotel dengan jumlah kamar 34 kamar, Sumbawa Barat satu hotel dengan jumlah 103 kamar, Sumbawa 7 hotel dengan jumlah 98 kamar, Bima satu hotel dengan jumlah 25 kamar.

Selain hotel berbintang, ada hjuga hotel non bintang. Berdasarkan data BPS tahun 2019, jumlah hotel non bintang di NTB sebanyak 983 hotel dengan jumlah 10.664 kamar.

Dengan rincian, Lombok Barat 91 hotel non bintang dengan jumlah 974 kamar, Lombok Tengah 134 hotel non bintang dengan jumlah 1.164 kamar. Selanjutnya, Lombok Timur 75 hotel non bintang dengan jumlah 596 kamar, Sumbawa 39 hotel non bintang dengan jumlah 699 kamar.

Kemudian, Dompu 34 hotel non bintang dengan jumlah 389 kamar, Bima 8 hotel non bintang dengan jumlah 134 kamar, Sumbawa Barat 24 hotel non bintang dengan jumlah 310 kamar, Lombok Utara 449 hotel non bintang dengan jumlah 3.818 kamar, Kota Mataram 112 hotel non bintang dengan jumlah 2.118 kamar dan Kota Bima 17 hotel non bintang dengan jumlah 457 kamar.

Saat ini, kata Yusron, hotel dan restoran yang sudah CHSE di atas 70 persen. “Belum semua hotel sudah CHSE, karena belum semua buka hotelnya. Kalau CHSE hotel sudah di atas 70 persen,” sebutnya.

Sebelumnya, Dispar NTB telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi membahas langkah-langkah konkret untuk menyukseskan perhelatan WSBK yang akan dilaksanakan 12 – 14 November 2021. Event WSBK diperkirakan akan menarik minat 20 – 25 ribu penonton.

Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro dalam rakor tersebut mengatakan jumlah penonton  untuk event WSBK diperkirakan sebanyak 20-25 ribu orang. Sdangkan untuk MotoGP, diperkirakan sebanyak 150-165 ribu penonton.

Bram Subiandoro juga menjelaskan progres kerja sama yang telah dilakukan di KEK Mandalika dengan para pelaku ekonomi, seperti hotel dan UMKM yang akan dijadikan sebagai marchandise resmi saat perhelatan World Superbike dan MotoGP berlangsung. Total UMKM yang sudah resmi terkurasi bekerjasama menjadi official merchandise adalah 29 UMKM, dan akan terus bertambah hingga mencakup semua UMKM di daerah NTB. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional