Sambut Pendaki, The Datu akan “Menari di Rinjani”

Para personil The Datu. (Sumber: The Datu)

Mataram (Suara NTB) – Pesona Gunung Rinjani, gunung tertinggi di Nusa Tenggara Barat tak pernah ada habisnya. Gunung Rinjani selalu memanggil kembali setiap pecinta yang telah mampu menaklukan puncaknya, atau bagi mereka yang hanya sempat sampai di Segara Anak.

Gempa yang melanda tahun 2018 lalu, sempat “menghentikan” seluruh aktivitas di Rinjani. Penghentian aktivitas ini tentu memunculkan rindu di kalangan para pendaki. Kerinduan inilah yang dituangkan The Datu, band asal Lombok Nusa Tenggara Barat dalam sebuah lagu.

Iklan

Berjudul Menari di Rinjani, lagu ini bercerita tentang kerinduan para pendaki, yang melunasi semua mimpinya di Gunung Rinjani. Rinjani selalu menjadi pemuas bagi mereka yang penat dengan hiruk pikuk hidup, menjadi harapan baru, sekaligus motivasi bagi mereka yang enggan memunculkan rasa syukur akan hidup.

“Lagu ini diharapkan dapat membawa para pendengar ke masa-masa menyenangkan ketika menaklukkan Rinjani, sekaligus menjadi trigger agar mereka datang lagi ke Rinjani,” ungkap Vokalis The Datu, Jien Raharja, melalui rilis yang diterima Suara NTB, Senin, 24 Februari 2020.

Lagu Menari di Rinjani ini dikemas dengan balutan musik pop, sedikit british, dan ada unsur melodi etnis. Lagu ini adalah lagu pertama dari The Datu Band yang berbahasa Indonesia (karena selama ini The Datu hanya menyanyikan lagu berbahasa Sasak).

“Kami sengaja membuat lagu ini berbahasa Indonesia, agar segmennya lebih luas, karena pendaki Rinjani ini kan global, bukan hanya orang NTB yang mencintai Rinjani, tapi seluruh dunia,” tutur The Datu.

Lebih lanjut, band yang digawangi Jien, Itonk, Poci, Bintang, dan Oyok ini mengaku, para personel The Datu memang belum pernah naik Rinjani, tetapi, kesohoran Rinjani selalu mampu menginspirasi.

“Wah, denger nama Rinjani aja sudah kebayang agungnya, keindahannya, dan keseruannya. Kita semua juga pasti bangga, rinjani ini aset yang harus dijaga bersama, banyak berkahnya untuk NTB,” ungkap The Datu.

Lalu dimana The Datu akan Menari? mereka menjawab “Maret 2020, bisa disimak di chanel Youtube The Datu Lombok, lagu ini untuk menyambut kedatangan para pendaki, karena kita tahu Rinjani ditutup sampai 31 Maret 2020. Lagu ini juga sebagai penyemangat, walau saat ini Rinjani sedang diserang polemik karena beragam bentuk fasilitasi, ya cukup kita sepakati saja satu hal: Rinjani milik bersama, semua cinta rinjani,” pungkas The Datu. (r/aan)