Sambut MotoGP, BLK Internasional Siap Latih 6.000 Orang

Sabar, S.Pd

BALAI Latihan Kerja (BLK) Internasional Lombok Timur sebagai Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kementerian Tenaga Kerja RI tahun 2021 menyiapkan paket-paket pelatihan untuk 6.000 peserta se Bali, NTB, dan NTT. Diantaranya untuk mempersiapkan kebutuhan pekerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang akan jadi tuan rumah MotoGP sekitar bulan Oktober 2021 ini.

Untuk memudahkan mempersiapkan SDM-SDM yang akan dilatih ini, BLK Lombok Timur mendistribusikan program paket-paket pelatihan ini melalui UPTD-nya yang tersebar sebanyak tujuh BLK di Provinsi Bali, tujuh BLK di Provinsi NTB dan dua BLK di Provinsi NTT.

Iklan

“Apa kebutuhan ITDC kami siapkan, butuh tenaga kerja apa saja, kita siapkan pelatihannya,” kata Kepala BLK Internasional Lombok Timur, Sabar S.Pd pekan kemarin.

BLK Lombok Timur menurutnya sudah melakukan pemetaan kebutuhan spesifikasi tenaga kerja di KEK Mandalika. Kebutuhan-kebutuhan ini juga dikoordinasikan dengan pengelola KEK Mandalika, yaitu Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC).

“Kalau butuh tenaga kerja untuk berbagai bidang di perhotelan, kita siapkan. Bahkan untuk tenaga pengamanan, driver, kita juga bisa berikan pelatihannya melalui UPTD BLK di Lombok Tengah,” ujarnya.

BLK Lombok Timur dalam hal ini masih menunggu permintaan dari ITDC, apa saja jenis bidang keahlian pekerja yang dibutuhkan, berapa jumlah yang dibutuhkan, tinggal dikomunikasikan dengan BLK Lombok Timur, dan eksekusi langsung.

“Apa kebutuhan tenaga kerjanya, (ITDC) datang ke kami, kita akan siapkan paket pelatihannya. Kemnaker siap mendukung dari berbagai aspek. Sesuai tupoksi kami,” imbuhnya.

Menurut Sabar, untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal ini belum terlambat, jika perhelatan MotoGP pada Oktober 2021. Pelatihan dilakukan dari tiga sampai 30 hari. Tergantung jenis pelatihannya.

Peserta pelatihan juga mendapat fasilitas. Makan, uang saku, serta kebutuhan perlengkapan pelatihan disiapkan. Peserta hanya mengikuti pelatihan dengan baik dan sungguh-sungguh. Tahun 2019 lalu, BLK Internasional Lombok Timur dan UPTD-UPTDnya sudah melatih sebanyak 12.000an orang. Karena Covid-19, tahun 2020 anggaran pelatihan dipangkas. Dan tahun 2021 ini hanya melatih sebanyak 6.000 peserta.

“Khusus untuk di BLK Lombok Timur, spesialis kita di kapal pesiar dan perhotelan. Tahun ini disiapkan sebanyak 500 kuota pelatihan. Konsep pelatihan secara keseluruhan di BLK langsung ditempatkan bekerja, karena itu kita juga bekerjasama dengan dunia industri,” ujar Sabar.(bul)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional