Sambut MotoGP 2022, Pemerintah Pusat Siap Tambah DAK untuk NTB

Presiden Jokowi (kiri) berbincang dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah di sela rapat terbatas di Istana Bogor, Jumat, 26 November 2021. Pada rapat terbatas ini salah satunya membahas kesiapan pelaksanaan MotoGP di Sirkuit Mandalika tahun 2022. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – MotoGP 2022 yang dijadwalkan digelar bulan Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., diundang khusus pada rapat terbatas kabinet yang dipimpin Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Jumat, 26 November 2021. Tidak hanya itu, pemerintah pusat akan menambahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Provinsi NTB tahun 2022.

“Pagi ini di Istana Bogor, Mas Suahasil, Wakil Menteri Keuangan di depan Presiden segera akan menambah DAK untuk NTB untuk keperluan infrastruktur, pariwisata, UKM dan Lingkungan Hidup,”  jelas Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB yang ditemui usai rapat terbatas dengan Presiden di Istana Bogor, Jumat, 26 November 2021.

Iklan

Gubernur mengaku bantuan pemerintah pusat untuk NTB yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP cukup luar biasa, bahkan, pemerintah pusat melakukan rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi dan dihadiri Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menpora Republik Indonesia, Zainudin Amali,   Mensesneg, Menteri Perhubungan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Wakil Menteri Keuangan.

Diakuinya, penyelenggaraan MotoGP pada bulan Februari dan Maret 2022 mendatang membutuhkan persiapan yang lebih baik dan mantap, mengingat daya tarik dan eventnya akan jauh lebih besar.

“Banyak sekali yang harus dibenahi dan segera dikeroyok maksimal bersama-sama. Ini bukan program Lombok Tengah. Ini bukan Program NTB. Ini program bangsa dan negara kita,” jelasnya pada sosial media yang sudah terverifikasi.

Menurutnya, tidak hanya Pulau Lombok yang akan merasakan multiplier effect dari setiap perhelatan internasional di Mandalika, namun Pulau Sumbawa dan bahkan juga Indonesia akan merasakan dampak positifnya secara bertahap dan proporsional.

Untuk itu, gubernur meyakini meski banyak yang harus dibenahi dan banyak hal yang bisa dijadikan pembelajaran atas event World Superbike (WSBK) lalu, jika dilakukan bersama pasti akan selalu ada jalan.

“Kesuksesan WSBK di Mandalika kemarin bukan hanya kesuksesan Lombok Tengah atau NTB, tapi kesuksesan Indonesia! Kesuksesan Pak Jokowi, Presiden Kita!,” katanya.

Selain itu, tambahnya, dengan disorotnya ajang WSBK di Mandalika secara global menjadikan Indonesia semakin menarik di dunia internasional. Terlebih lagi, di saat ini program-program pembangunan nasional dan daerah juga terus digaungkan. Namun, tidak ada yang semasif dan menarik perhatian nasional dan internasional seperti ajang WSBK.

 “Dengan satu WSBK kemarin, Country Brand Indonesia jadi tak ternilai brand equity-nya. Dahsyat sekali!,” ujarnya. “Jadi mari saling bantu dan saling dukung demi kebaikan kita bersama. Kebaikan kita semua,” harapnya.  (r)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional