Sambut MotoGP 2021, Bupati Usulkan Pembangunan Akses Sekotong-Loteng

Akses jalan rusak dan sempit dari Buwun Mas Sekotong menuju daerah Mandalika Loteng. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid sangat antusias menyambut perhelatan motoGP yang rencananya uji coba tahun depan. Bupati pun mendorong agar masyarakat mempersiapkan rumah-rumah mereka bisa menjadi home stay bagi tamu yang datang. Untuk mendukung akses menuju kawasan Mandalika Loteng, Pihaknya sudah mengusulkan pembangunan akses jalan Sekotong-Mandalika Lombok Tengah (Loteng) dari Pelabuhan Kapal Pesiar Lembar.

Bupati mengatakan semua potensi harus dimafaatkan dalam rangka menyambut MotoGP. Tugas Pemda menyiapkan fasilitas publik seperti areal pelabuhan, sedangkan kapal pesiar disiapkan oleh pemilik sendiri. Diperkirakan dengan jumlah kamar pengiapan yang ada di daerah Lobar sendiri tak mencukupi untuk para tamu. “Diperkirakan ratusan ribu tamu, karena itu kalau menurut saya sangat bagus semua potensi dimanfaatkan. Salah satu solusinya kapal pesiar (hotel terapung),” jelas dia.

Iklan

Pemda pun kata dia harus siap dari sisi pengangkutan, akomodasi kalau misalnya kapal pesiar dijadikan penginapan. Salah satunya ia sudah mengusulkan  pembangunan akses jalan menuju Loteng dari Lembar-Buwun Mas Sekotong. Pihaknya sudah bertemu dengan Deputi Kemenko Maritim, ia menyampaikan ke Deputi bahwa akses jalan yang bagus dan dekat menuju Mandalika adalah melalui Buwun Mas Sekotong. “Pak deputi pun akan menyampaikan ke pak menteri,”jelas dia.

Kalau dibandingkan dengan akses saat ini justru lebih jauh dan padat. Akses jalan ini bisa dilebarkan menjadi dua jalur. “Tinggal ditambah 10 meter, bisa jadi jalur dua,” imbuh dia.

Kondisi saat ini akses jalan ini memang sempit dan rusak, setelah daerah Buwun Mas jalannya tidak hotmik. Akan tetapi sudah ada jalan, tinggal dibangun. Ia menambahkan terkait fasilitas puskesmas di daerah Sekotong, saat ini dengan jumlah dua puskesmas dirasa cukup. Namun memang dari sisi geografis yang luas, sehingga butuh tambahan fasilitas kesehatan (faskes) di sana. “Tahun depan kia bangun dua puskesmas, masing-masing di Kuripan dan Batulayar,” jelas dia.

Selain itu, pihaknya sudah mendapatkan persetujuan anggaran Rp7 miliar dari pusat untuk pembangunan terminal yang tak difungsikan di Segenter. Kalau terminal tempat parkir  ini terbangun, pihaknya akan bersurat ke ASDP agar parkir semua kendaraan dialihkan ke sana, sehingga ada pemasukan daerah dari parkir tersebut. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here