Salinan Putusan MA Diterima, Tim Pengacara Nuril Bahas PK

Anggota tim PH Nuril, Yan Mangandar (kiri) saat serah terima salinan putusan MA perkara Baiq Nuril Maknun dari juru sita PN Mataram.  (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Setelah ditunggu cukup lama, akhirnya salinan putusan terdakwa kasus UU ITE Baiq Nuril Maknun (26) turun dari Mahkamah Agung (MA), Selasa, 4 Desember 2018. Selanjutnya, tim pengacara Nuril membahas strategi Peninjauan Kembali (PK).

Salinan putusan MA dikirim melalui Pengadilan Negeri (PN) Mataram dan diteruskan tim juru sita. ‘’Tadi kami terima salinan putusannya sekitar jam 11.00 Wita, diantarkan oleh juru sita PN Mataram Abdul Wahab, SH,’’  kata anggota tim kuasa hukum Nuril, Yan Mangandar Putra, SH, Selasa kemarin.

Iklan

Belum banyak yang bisa dijelaskan Yan Mangandar terkait rencana PK, karena harus melalui pembahasan dari para ahli. Demikian juga dengan pola eksaminasi publik yang jadi pertimbangan pembelaan pada Nuril. Dua hari ke depan, bersama ahli akan dibahas rencana PK dimaksud.

Yan Mangandar hanya menggambarkan, amar dan pertimbangan putusan MA akan dikaji secara detail untuk menilai letak kesalahan Hakim Agung dalam memutuskan perkara Nuril. Sehingga ibu dua anak itu diganjar vonis enam bulan dan denda Rp 500 juta.

‘’Jadi putusan MA ini kita akan mempelajari pertimbangan-pertimbangan yang ada dalam putusan kasasi tersebut,’’ kata Yan.  Tim pengacara Baiq Nuril penasaran dengan putusan hakim yang menganulir putusan PN Mataram.  Diduga  hakim MA itu salah menilai fakta.

Disebutnya, alur mengajuan permohonan dan memori PK ke Ketua MA melalui Ketua Pengadilan Negeri (PN) Mataram akan diupayakan tiga pekan sejak salinan diterima.  ‘’Jadi kemungkinan dalam dua atau tiga minggu ini kami harus sudah menuntaskan PK tersebut,’’  ujar Yan Mangandar.

Ia bersama Tim Penasehat Hukum Baiq Nuril lainnya merencanakan Rabu (5/12) akan bertemu dengan ahli.  ‘’ Kami berencana besok Rabu (hari ini), bertemu dengan ahli. Kami akan bertemu Dr. Haiyanul Haq, SH., LLM., pH.D dari Fakultas Hukum. Beliau itu sudah menyempatkan waktunya untuk Nuril besok,’’ jelasnya. (ars)