Sakit Tidak Gugurkan Caleg Dilantik sebagai Anggota Dewan

Arifuddin. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Calon anggota legislatif (Caleg) yang sakit tidak menggugurkannya dilantik sebagai anggota Dewan. Gugurnya seseorang dilantik menjadi anggota Dewan hanya karena meninggal dunia, mengundurkan diri, dan atau diberhentikan oleh partainya. Hal itu disampaikan Ketua KPU Dompu, Drs Arifuddin kepada Suara NTB, Jumat, 20 Agustus 2021.

“Ada tiga alasan seseorang tidak bisa menjadi anggota Dewan, pertama karena meninggal dunia, mengundurkan diri, atau karena diberhentikan oleh partainya,” kata Arifuddin seraya menambahkan, tidak ada alasan sakit seseorang tidak bisa dilantik sebagai anggota Dewan.

Iklan

Ia pun mengaku, surat pimpinan DPRD Dompu yang meminta KPU Dompu memverifikasi Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Dompu dari Partai Nasdem sudah diterima pihaknya. Usulan verifikasi tanggal 18 Agustus 2021 itu diterima KPU Dompu pada tanggal yang sama dan KPU memiliki waktu 5 hari untuk memprosesnya. “Kami memiliki waktu lima hari untuk melakukan verifikasi,” kata Arifuddin.

Ada 2 tahapan proses verifikasi dilakukan KPU terhadap PAW anggota Dewan, diantaranya verifikasi alasan PAW dan verifikasi calon pengganti berdasarkan perolehan suara terbanyak berikutnya. Jika alasan PAW karena meninggal dunia, maka akan diverifikasi kepada keluarga dan pemerintah Desa/Kelurahan setempat. Hasil verifikasi ini akan disampaikan kepada pimpinan Dewan dalam waktu lima hari sejak surat pimpinan Dewan diterima pihaknya.

Sebagaimana diketahui, Pahlawan Indra Jaya, SE anggota DPRD Dompu dari Partai Nasdem tutup usia pada 18 Juli 2021 lalu setelah mendapat perawatan di RSUP NTB di Mataram. Karena masih dalam suasana duka, Partai Nasdem baru mengajukan proses PAW beberapa waktu lalu dan suratnya dilanjutkan ke KPU Dompu oleh pimpinan Dewan, Rabu (18/8).

Berdasarkan peraih suara terbanyak di daerah pemilihan (Dapil) Dompu 1 tempat Pahlawan Indra Jaya terpilih, yaitu Jauhar Arifin, S.Sos., H Mulyadin Jaya, dan Sahlan. Namun sempat beredar kabar bahwa Jauhar Arifin dalam kondisi sakit. Kabar ini langsung dibantah sendiri oleh Jauhar Arifin saat dihubungi melalui sambungan telpon. “Kabar saya sehat wal afiat. Sekarang lagi posisi di Mataram. Kebetulan sedang perbaiki rumah di sini,” kata Jauhar.

Jauhar juga mengaku, tetap membangun komunikasi dan silaturrahmi dengan partai pasca Pileg 2019 lalu. “Kita tetap jaga komunikasi dengan partai. Baik dengan DPD maupun DPW di Mataram,” ungkapnya. (ula)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional