Safari Ramadhan Perdana, Bupati Sumbawa Langsung Soroti Dana Desa

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Safari Ramadhan Perdana Pemkab Sumbawa Tahun 1439 H digelar di desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas, Senin, 21 Mei 2018 malam. Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc langsung menyoroti masalah dana desa di Kecamatan tersebut.

Dijelaskan Bupati, pusat maupun daerah sangat serius memperhatikan pembangunan desa. Hal ini dibuktikan dengan kucuran dana desa 2018 yang mencapai Rp6.3 miliar lebih. Besarnya dana desa harus diimbangi dengan kemampuan pengelolaan yang memadai oleh pemerintah desa.

Iklan

Namun Bupati menyatakan keprihatinannya karena realita yang ada menunjukkan kapasitas desa untuk mengelola keuangan desa secara profesional, transparan dan akuntabel masih terbatas.

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Sumbawa, masih ada temuan-temuan yang bersifat material atau beresiko. Misalnya, kelalaian/keterlambatan penyetoran pajak, pekerjaan fisik yang belum terlaksana, belanja modal yang dilaporkan telah terealisasi padahal belum dibeli, kelebihan bayar atas biaya perjalanan dinas, hasil pekerjaan yang kurang sempurna, belanja barang/jasa yang tidak efektif, serta temuan-temuan lainnya yang bersifat mal administrasi dan berpotensi menimbulkan kerugian-kerugian yang lebih besar.

Apabila demikian kondisinya, kata Bupati, maka tak heran jika sampai dengan tahun 2018 ini, sudah ada 9 Kepala Desa yang tersangkut kasus hukum, dan beberapa di antaranya sudah ada yang divonis penjara dan pemberhentian sebagai Kepala Desa. Kondisi ini tentunya berdampak pada kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pemanfaatan dana desa bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Makanya, Bupati meminta kepada seluruh Kades beserta jajarannya agar ke depan lebih berhati-hati dan amanah dalam mengelola dana desa. Sehingga hajat pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud. Bupati juga meminta kepada Camat agar lebih intensif melakukan pengawasan dan pembinaan dengan berkoordinasi kepada perangkat daerah terkait.

Terkait kesulitan pelayanan dasar di empat desa di Pulau Medang dan Pulau Moyo, Bupati mengatakan terus melakukan upaya-upaya maksimal untuk mewujudkan pelayanan yang baik kepada seluruh masyarakat. Wujud keseriusan tersebut antara lain dalam kurun waktu sekitar 2 tahun 3 bulan kepemimpinannya sudah terwujud pembangunan dermaga dan puskesmas di Desa Sebotok Pulau Moyo.

Pada bagian lain, Bupati mengingatkan kepada semua pihak dan masyarakat pada umumnya agar bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Termasuk menghindari kegiatan-kegiatan yang berbau maksiat, seperti hiburan malam yang identik dengan minuman keras, penyalahgunaan narkoba, dan sejenisnya, yang kerap menimbulkan gangguan kamtibmas dan mengganggu kondusifitas masyarakat.

Pada Safari Ramadhan yang dihadiri oleh Wakil Bupati, unsur Forkopimda dan para pimpinan OPD itu juga diserahkan bantuan berbagai proyek di Kecamatan Labuhan Badas dengan total nilai Rp1,3. (arn)