Sade Nominator Desa Wisata Award 2021

0
Kepala Dispar NTB H. Yusron Hadi saat mengunjungi Desa Adat Sade akhir pekan kemarin. Kunjungan ini untuk memberi motivasi pengelola desa wisata ini agar bisa menjadi pemenang pada Desa Wisata Award 2021. (Ekbis NTB/ist)

DINAS Pariwisata (Dispar) NTB mengharapkan Dusun Sade di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang masuk nominasi bisa menang pada Desa Wisata Award 2021 tingkat nasional. Pengumuman pemenang Desa Wisata Award 2021 ini direncanakan tanggal 9 Juli 2021 mendatang. Penghargaan yang merupakan kerjasama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Bank Central Asia ini diselenggarakan sebagai bentuk dorongan bagi masyarakat desa wisata di tengah pandemi Covid-19 agar tidak menyerah dalam mengembangkan desa wisata.

Untuk itu, sebagai bentuk dukungan  agar Dusun Sade bisa menang di Desa Wisata Award, Kepala Dispar NTB H. Yusron Hadi, S.T., M.U.M., Jumat, 18 Juni 2021 mengunjungi dusun ini untuk memberikan motivasi agar mampu bersaing di tingkat nasional.

IKLAN

 Kepala Dispar menilai terlihat adanya komitmen kuat dari tokoh masyarakat dan warga sekitar untuk memegang nilai-nilai adat dan budaya yang berlaku. “Alhamdulillah kita sudah menyaksikan tadi banyak atraksi budaya yang ada dan juga berkesempatan untuk bersilaturrahmi dengan tokoh masyarakat (dan juga) dengan warga sekitar yang punya komitmen kuat untuk terus menjaga nilai-nilai budaya, menjaga adat istiadat yang berlangsung turun temurun di Sade ini,” paparnya.

Tidak hanya itu, mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB ini mengharapkan rumah adat Sade mampu menjadi magnet yang luar biasa demi mendukung event-event kepariwisataan dan world sport class yang ada di Mandalika nantinya. “Tentu saja kita berharap kerjasama, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga Sade ini tetap bisa eksis menjadi desa budaya yang luar biasa di NTB. Salam desa wisata! Wonderful Indonesia!” harapnya.

Meski demikian, pihaknya dalam setiap kesempatan tetap mengingatkan agar pengelola wisata menerapkan Cleanliness (kebersihan), Healty (kesehatan), Safety (keselamatan) and Environment Sustanaible – keseimbangan lingkungan (CHSE). Seperti menyiapkan hand sanitizer atau tempat cuci tangan dengan wadah air mengalir, menjaga jarak dan memakai masker dan menghindari kerumunan dalam jumlah banyak. (ham)