Saat Keracunan dan Butuh Kacamata, BPJS Kesehatan Hadir untuk Anggun

Anggun Meity Diansyah

Selong (suarantb.com) –  Sebagai Program Jaminan Kesehatan yang memiliki jumlah kepesertaan yang besar, tentu BPJS Kesehatan selalu mengutamakan pelayanan terbaik bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terutama kemudahan akses layanan dan pelayanan kesehatan yang lengkap bagi pesertanya. Jika membicarakan mengenai Program JKN-KIS, tentu tidak akan berujung karena manfaatnya yang begitu banyak, selain untuk jaminan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Pertama (FKTP) dan di rumah sakit, Program JKN-KIS juga berperan dalam pembiayaan kaca mata bagi seorang gadis cantik yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) ini. Dialah Anggun Meity Diansyah (23).

Anggun sapaannya menceritakan pengalamannya menggunakan JKN-KIS kepada tim Jamkesnews saat ia akan membuat kaca mata di salah satu optik yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. “Bersyukur saya telah tergabung sebagai peserta JKN-KIS. Pernah awal tahun lalu saya menggunakannya untuk membuat kaca mata. Saya yang awalnya merasa penglihatan agak kabur, mencoba memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan ternyata memang harus memakai kaca mata,” cerita Anggun.

Iklan

Gadis cantik ini juga menuturkan bahwa ia juga tidak menyangka awalnya pada saat diberitahukan bahwa kartu JKN-KIS dapat membiayai kaca mata. Hingga akhirnya ia mencoba dan ternyata benar, bahwa Program JKN-KIS menjamin biaya kaca matanya. Selain itu, dirinya juga sempat menggunakan kartu kepesertaan JKN-KISnya untuk berobat akibat keracunan terhadap makanan yang ia makan. Kondisi sakit perut yang tak terbendung yang akhirnya membuat Anggun langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk tindakan lebih lanjut.

“Pernah juga waktu itu saya menggunakan JKN–KIS karena keracunan makanan. Lama kelamaan, saya merasakan sakit di bagian perut. Karena sudah tidak tahan karena sakitnya, akhirnya saya langsung dibawa ke fasilitas kesehatan yang terdaftar di kartu kepesertaan JKN-KIS saya,” kenang Anggun.

Menurut Anggun, pelayanan yang diberikan kepadanya pada saat itu sudah sangat baik dan mempermudah dirinya untuk segera mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkannya. “Menurut saya pelayanannya baik, mempermudah saya mendapatkan pelayanan dan tidak menguras kantong alias gratis,” ujarnya sambil tersenyum manis.

Dalam wawancara dengan Jamkesnews, Anggun juga menyampaikan harapannya agar Program JKN-KIS dapat memberikan manfaat yang banyak kepada masyarakat luas seperti yang ia rasakan dan lebih banyak lagi fasilitas Kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. (r/*)