Saat Duet TGB-Danrem Koyak Jala Bhayangkara FC

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi melepaskan tembakan terukur yang menjebol gawang Bhayangkara FC dalam laga Eksebisi di GOR 17 Desember Turida, Sabtu, 16 Desember 2017.

Mataram (Suara NTB) – Laga eksebisi NTB All Star melawan Bhayangkara FC Sabtu pagi, 16 Desember 2017 dimenangi tim tamu. Pundi gol Gubernur TGH M Zainul Majdi dan Danrem 162/WB, Kolonel Farid Makruf tak mampu menyelamatkan NTB All Star dari kekalahan dengan skor 6-3.

Iklan

Di awal pertandingan di GOR 17 Desember Turida tersebut sempat berjalan alot dengan aksi jual beli gol. Namun, juara Liga 1 Indonesia, Bhayangkara FC masih terlalu perkasa meski tanpa diperkuat pemain-pemain bintangnya.

Tempo pertandingan berjalan cepat. Permainan antar kedua tim yang baru kali pertama bertemu itu cukup terbuka. Tak heran hujan gol menghiasi pertandingan yang disaksian ribuan penonton tersebut.

TGB –sapaan akrab Gubernur NTB membuka keran gol NTB All Star. Bhayangkara FC yang dikapteni Indra Kahfi tak berselang lama menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Dalam satu serangan cepat, TGB kembali membuat unggul NTB All Star 2-1.

Putu Gede, bek kanan Bhayangkara FC lalu menyamakan kedudukan 2-2. Menit awal babak kedua, Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli menusuk sisi kiri pertahanan Bhayangkara FC.

Penetrasi orang nomor satu di Polda NTB itu disambut Kapolres Lombok Timur, AKBP M. Eka Fathurrahman kemudian dengan lincah melewati satu pemain di tepi kotak penalti.

Umpan datar Eka disambut satu sontekan indah Farid Makruf yang berbuah keunggulan NTB All star menjadi 3-2.

Serangan terakhir dari Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Imam Margono sempat mengancam gawang Bhayangkara FC. Tapi tendangannya tepat mengarah ke pangkuan penjaga gawang Bhayangkara FC.

Bhayangkara FC yang tertinggal semakin meningkatkan serangan. Alhasil, tim yang berjuluk The Guardian itu menutup laga dengan skor telak 6-3.

Selain itu, Bhayangkara FC pagi tadi juga mengandaskan NTB Old Star dengan skor 1-0 serta menjungkalkan tim Polda NTB dengan skor 2-1.

Usai pertandingan, TGB mengakui keperkasaan Bhayangkara FC. Komposisi tim yang akan mulai bermarkas di Stadion PTIK Jakarta itu laik menjuarai kompetisi sepakbola kasta tertinggi Indonesia.

“Mereka memang pantas menjadi juara. Kerjasamanya luar biasa kompak,” kata TGB yang menjadi bintang lapangan pada pertandingan tersebut.

Dia menambahkan, kehadiran Bhayangkara FC dapat memacu semangat berolahraga masyarakat NTB, khususnya sepakbola. Namun, perlu juga didukung ekosistem persepakbolaan yang baik.

“Memang kita perlu memperbanyak mendatangkan atlet nasional untuk memberi semangat anak muda kita agar aktif berolahraga. Pembinaan perlu diperkuat, kompetisi diperbanyak. Bhayangkara FC hadir sebagai bagian dari memotivasi anak NTB untuk cinta dan berprestasi di sepakbola,” tandasnya.

Sementara Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli mengatakan, pertandingan itu merupakah salah satu kado HUT NTB ke-59. Olahraga sepakbola menjadi ajang mengokohkan persaudaraan.

“Kompetisi mengajarkan kita sportivitas dan persaudaraan yang paling utama. Itu yang paling penting,” terangnya. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here