Rute Kayangan – Mandalika Diprotes, Dishub Segera Pertemukan PT. Damri dan Organda

Kadishub Lotim, Purnama Hadi.(Ekbis  NTB/yon)

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam waktu dekat akan mempertemukan pihak PT.Damri dan Organisasi Angkutan Darat (Organda). Langkah ini untuk mencari temu terkait  protes yang dilayangkan Organda terkait hadirnya Damri rute Kayangan menuju KEK Mandalika.

Kepala Dishub Lotim, Purnama Hadi,MM, tidak menampik beroperasinya Damri yang rutenya dibuka pada tahun 2020 lalu mendapat kendala di lapangan. Terdapat beberapa anggota Organda yang keberatan terkait hadirnya Damri di Kayangan, Lotim menuju KEK Mandalika, Lombok Tengah karena pengusaha angkutan merasakan penghasilannya berkurang dengan hadirnya Damri.

Iklan

“Rute ini kita kaji ulang karena penumpang tidak semua dilayani oleh Organda. Dalam waktu dekat akan kita pertemukan antara Damri dan organda,”terangnya, Minggu, 18 Juli 2021.

Menurut Purnama Hadi, kondisi saat ini masyarakat membutuhkan transportasi yang cepat dan tepat. Terutama dalam rangka menyambut event MotoGP di KEK Mandalika. Untuk itu, angkutan darat atau Organda akan difasilitasi disamping adanya Damri. Salah satunya Organda harus memenuhi persyaratan mulai dari kelayakan untuk dipakai sebagai transportasi darat.

“Berdasarkan hasil rapat bersama Provinsi NTB, di samping Damri, pelayanan transportasi darat akan dilengkapi fasilitasi Organda. Yang kita perhatikan mulai dari KIR dan komponen-komponen dari kendaraan itu sendiri,”tegasnya.

Pemerintah daerah dalam waktu dekat akan mempertemukan Organda dan pihak Damri. Pasalnya apa yang menjadi keinginan dan harapan kedua belah pihak harus didengarkan. Terlebih jumlah angkutan darat  di Kabupaten Lotim saat ini sebanyak 200 sampai 400 unit lebih. Dari jumlah yang cukup banyak itulah nanti akan dilakukan seleksi mulai dari segi kelayakan agar masyarakat aman dan nyaman memanfaatkan fasilitas angkutan darat.

Diberitakan sebelumnya,  Damri dengan rute Kayangan-KEK Mandalika ini mulai dibuka pada 15 Oktober 2020 lalu. Perum Damri membuka rute ini untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) serta menyambut event MotoGP pada 2022 mendatang. Hadirnya Damri inipun untuk mempromosikan pariwisata NTB, karena selama ini NTB masih kekurangan moda transportasi yang langsung melayani ke KEK Mandalika.

Rute Kayangan-Mandalika bisa ditempuh 1,5 sampai 2 jam perjalanan darat dari rute Kayangan dengan dua pos pemberangkatan yaitu di Kayangan dan KEK Mandalika. Termasuk menghadirkan tujuh halte terminal pendukung di simpang empat Pringgabaya, depan Kantor Desa Pohgading, Korleko, Geres, Kantor Lurah Tanjung dan di Pasar Jor Jerowaru.

Untuk di Lombok Tengah di halte Pelabuhan Perikanan Awang dengan waktu pemberangkatan dari pukul 08:00 Wita-10:00 Wita dengan harga tiket, Rp30 ribu. (yon)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional