Rusunawa Bintaro Masuki Tahap Pembangunan

Kepala Disperkim Kota Mataram, H.M. Kemal Islam menunjukkan desain rencana penataan jalan masuk ke Rusunawa Bintaro, Ampenan, Jumat, 15 Januari 2021.(Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram menjamin realisasi pembangunan Rusunawa Bintaro. Pasalnya, proyek dari pemerintah pusat tersebut telah selesai tender dan siap memasuki tahap pembangunan fisik.

Kepala Disperkim Kota Mataram, H. M. Kemal Islam, menerangkan saat ini yang dibutuhkan untuk memulai pembangunan fisik adalah pembenahan akses masuk menuju lahan yang telah disiapkan. “Rusunawa nelayan pasti terealisasi. Sekarang kita sedang persiapan pembebasan lahan untuk jalan masuk. Kalau itu sudah selesai, tinggal dikerjakan. Pengerjaan fisik tinggal jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat, 15 Januari 2021.

Iklan

Jalan yang disiapkan akan difasilitasi oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram. Di mana luas lahan yang perlu dibebaskan sekitar 20 are untuk panjang jalan sekitar 10 meter x 218 meter untuk memberikan akses masuk yang lebih representatif.

“Alhamdulillah ini sudah selesai, sudah sampai pada (tahap) desain. Kita sudah mengajak Kadis PU bertemu pemilik lahan, dan pemilik lahan pada prinsipnya demi kepentingan Pemerintah Kota mengikhlaskan tanahnya dibebaskan untuk pembuatan jalan,” jelas Kemal. Terkait harga pasti penjualan tanah menurut Kemal akan ditentukan oleh Tim Appraisal.

Dalam desain yang dibuat pihaknya, jalan masuk menuju Rusunawa Bintaro tersebut terletak di bagian selatan Jembatan perbatasan Ampenan. Jalan tersebut dibuat mengikuti bagian pinggir lahan yang akan dibebaskan.  “Jadi tidak perlu kita masuk lewat kuburan (Bintaro) lagi,” ujarnya.

Dalam  rencana pembangunannya Rusunawa Bintaro akan dibuat menjadi twin blok tiga lantai dengan kamar tipe 35. Di mana untuk tahap pertama kapasitas bangunan yang dibuat dapat menampung 45 kepala keluarga (KK).

“Tipenya sekarang 36, tidak lagi 21. Satu blok bisa 45 kepala keluarga, karena kamarnya juga besar-besar,” ujar Kemal. Sampai saat ini pihaknya optimis pembangunan Rusunawa Bintaro dapat terealisasi. Terlebih Pemkot Mataram telah menyiapkan lahan seluas 2,3 hektare sebagai tempat pembangunan rusunawa tersebut. (bay)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional