Runjani, Komunitas Pecinta Olahraga Lari

Mataram (suarantb.com) – Jika Anda berdomisili di Kota Mataram dan hobi berolahraga lari, komunitas yang satu ini bisa jadi cocok untuk Anda. Komunitas Runjani, komunitas yang bertujuan mewadahi para pecinta olahraga lari di Mataram.

Komunitas Runjani resmi terbentuk pada 29 Juli 2016 bertepatan dengan pelaksanaan acara Rinjani 100. Diprakarsai oleh tiga orang, Imam Ahmad Askalani, Erwin Mustiadi dan Rahman Mulachela. Pada acara tersebut, Imam meraih posisi lima di nomor 36 kilometer dan Erwin juara tiga di nomor 27 kilometer.

Iklan

Salah satu tujuan Runjani ialah mengajak anggotanya berpartisipasi dalam berbagai kegiatan olahraga lari. Seperti dalam Rinjani 100, Imam mengatakan ada empat orang Lombok yang ikut serta. “Tujuannya kami ingin membawa nama Lombok di dunia luar,” ujarnya. Saat ini juga belum ada komunitas yang mewadahi pecinta lari  di Lombok. Khususnya komunitas yang sifatnya independen dan nirlaba.

Karena Runjani baru saja terbentuk, saat ini Imam dan kawan-kawan sedang fokus mengumpulkan anggota. Ini dilakukan dengan mengadakan acara lari bersama di Udayana setiap pekan, pada Sabtu sore. “Sejak resmi terbentuk, sudah tiga kali Runjani mengadakan acara kumpul bareng di Udayana. Kumpulnya jam setengah lima di jogging track Udayana, terus jam lima lari bareng sekitar 4-5 kilometer,” jelasnya.

Ketika pertama kali mengadakan acara lari bareng ini, Imam mengaku hanya ia dan seorang temannya yang lari. “Pertama cuma dua orang, kedua kalinya bertambah jadi tiga. Untuk ketiga kalinya ini, sudah bertambah banyak. Bahkan Ketua KONI, Andy Hadianto juga ikut,” ujarnya.

Imam mengakui kesulitan mengumpulkan anggota karena terkendala promosi. Komunitasnya belum banyak dikenal orang. Padahal jumlah pengunjung Udayana yang berlari di sore hari cukup ramai.

  Bupati Lotim Larang Panitia Masjid Minta Sumbangan di Jalan

“Itulah kendala kami, masih kurang promosi. Kami ingin orang-orang yang sering lari ini bisa diwadahi oleh Runjani. Sehingga mereka nanti juga bisa diajari, bagaimana berlari yang baik, tidak asal lari,” jelas Imam.

Disinggung mengenai rencana ke depannya, Imam mengaku ingin mengumpulkan anggota sebanyak-banyaknya. Kemudian, Runjani ini akan diajukan ke komunitas Indorunners di Jakarta untuk dijadikan komunitas regional di Lombok. Indorunners sendiri merupakan komunitas lari terbesar di Indonesia.

Sembari mengumpulkan anggota, ia berencana mengadakan acara Core Training, pelatihan kebugaran untuk para anggota Runjani. Dengan tujuan anggotanya tak hanya sekadar lari tapi juga paham tentang kebugaran tubuh.

Jika sudah terkumpul banyak anggota, ia ingin mengadakan kegiatan lari tahunan yang bertepatan dengan ultah Runjani. “Event itu membuat kita semakin semangat buat latihan. Karena ingin menang pas perlombaan,” ujarnya.

Tidak ada persyaratan khusus untuk bergabung di Runjani. Semua orang, laki perempuan, anak-anak hingga manula bisa bergabung. “Semua boleh bergabung, semua umur. Caranya cuma ikut bergabung saat ada acara lari bareng, seperti yang dilakukan di Udayana ini,” tambah Imam.

Ketua KONI NTB, Andy Hadianto yang juga hadir di acara lari bareng Runjani mengaku sangat mendukung komunitas ini. “Ini komunitas bagus, harus didukung. Karena lari itu kan olahraga yang baik untuk kesehatan. Nanti saya siap mewadahi,” ucapnya.

Tertarik untuk bergabung bersama Runjani? Siapkan sepatu lari Anda dan datang saja setiap Sabtu sore ke area jogging track Udayana. Selamat berlari! (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here