Rumaksi Menimbang Peluang, Hazmi Hamzar Mundur

Mataram (Suara NTB) – Bakal calon Bupati Kabupaten Lombok Timur, TGH. Hazmi Hamzar, memutuskan diri untuk mundur dari bursa pencalonan. Keputusan itu ia ambil setelah mempertimbangkan segala kemungkinan, termasuk kans keterpilihannya.

Demikian disampaikan Hazmi Hamzar, saat dikonfirmasi oleh Suara NTB, Selasa, 21 Maret 2017 kemarin. “Saya tidak nyalon, karena saya tidak punya kemampuan, di sini saya harus jujur. Hasil musyawarah keluarga juga tidak mengizinkan, kalaupun diminta, ya kita akan berikan pada yang lain,” tegasnya.

Iklan

Hazmi mengaku, ia lebih nyaman menjadi wakil rakyat, ketimbang sebagai bupati. Adapun pertimbanganya yakni, soal ritme waktu kerja. Ia meyakini dirinya tidak akan kuat untuk mengikuti ritme waktu kerja sebagai kepala daerah.

“Ya soal waktu, saya tidak mungkin akan mengisi waktu saya dieksekutif. Tapi kalau di legislatif waktunya lebih fleksibel, sehingga bisa bertemu masyarakat. Tinggal kita turun saja,  kita dapat serap informasi dan kita salurkan,” ujarnya.

Hazmi tak menampik bahwa namanya memang masuk dalam bursa pencalonan. Namun, sampai saat ini belum ada penugasan secara resmi dari partai untuk dirinya. Adapun informasi yang beredar, masih sebatas wacana belaka, yang dihembuskan.

“Soal dukungan partai belum ada, dan satupun calon yang sudah resmi. Kalau soal dukungan, nanti kita akan lihat saja kepada siapa. Pasalnya kalau Pilkada serentak ini, cukup rumit, karena bupati dan Gubernur harus sepaket,” ujar Anggota DPRD NTB itu.

Diketahui, bahwa PPP sendiri di DPRD Lombok Timur hanya memiliki tiga kursi. Dari sisi ini, PPP memang kurang cukup menjual.

Sementara itu, salah satu anggota DPRD NTB, H. Rumaksi, SJ, SH, yang juga santer diiusukan akan maju sebagai wakil Bupati, untuk mendampingi mantan Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy. Ketika dikonfirmasi terkait kesiapanya. Rumaksi menjawab masih menghitung peluangnya.

“Kita harus berhitung, tidak sembarangan kalau di Lotim itu, karena yang akan kita hadapi itu  lawan berat yang memiliki kekuatan besar. Ini TGB, yang mau kita lawan. Jadi kalau saya maju, harus memiliki, perhitungan detil dan matang,” ujar politisi Hanura itu.

Lebih lanjut dikatakan Rumaksi, bahwa Pilkada serentak Kabupaten Lombok Tumur, menjadi salah satu yang paling menarik perhatian, setelah Pilkada NTB.  Sebab, Lombok Timur memang tak bisa dipungkiri,  merupakan barometer politik di NTB. Maka tidak heran kemudian jika banyak pihak meyakini, siapa yang bisa menguasai Lombok Timur, maka dia dapat menguasai NTB.

Lombok Timur memiliki jumlah penduduk paling besar di NTB. Bahkan jumlah pemilih Lombok Timur sendiri, sebanding dengan jumlah jiwa pemilih se Pulau Sumbawa. Selain itu, Lombok Timur juga menjadi basis salah satu ormas terbesar di NTB, yakni NW.

Maka dari itu, Rumaksi mengingatkan, setiap kandidat yang akan memilih bertarung di Lombok Timur, maka ia harus memiliki kalkulasi politik yang matang. Jika tidak, maka dia dapat dipastikan akan menelan kekalahan, begitu juga dengan dirnya.

“Kalau mau maju saya bertekad harus menang.  Makanya kita akan lihat dulu, survei dulu, ini masih belum juga,” ujarnya.

Ketua DPD Partai Hanura NTB, H. Mudahan Hazdie pada Suara NTB membenarkan jika di internal Partai Hanura, untuk Pilkada Lombok Timur, yang telah mencuat namanya adalah Rumaksi. Namun demikian, hal itu masih belum resmi, karena tahapan di internal Hanura, belum dilaksanakan.

“Sementara ini memang beliau yang sudah muncul, dan kita mempersilakan bagi kader-kader yang berminat. Tapi semua akan kembali pada proses di internal. Nanti kan ada proses, dan kita sampaikan ke DPP, karena penentuannya di DPP,” ujarnya. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here