Rumah Isolasi Disiapkan untuk PMI dari Malaysia

Abdul Sahid. (Suara NTB/ula)

KEBIJAKAN Pemerintah Malaysia menutup negaranya untuk menekan penyebaran Covid-19 berdampak pada pemulangan pekerja migran, termasuk asal Indonesia (PMI) khususnya dari NTB. Sejumlah warga Dompu yang bekerja di Malaysia juga sudah dipulangkan. Mencegah PMI membawa virus Corona saat pulang kampung, pemerintah mewajibkan karantina di Asrama Haji Mataram.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu, Abdul Sahid, SH kepada Suara NTB di Dompu, Kamis, 27 Mei 2021 mengungkapkan, Pemerintah Malaysia telah memulangkan pekerja migran yang bekerja di Malaysia selama kebijakan penutupan yang diterapkan untuk menekan pandemi Covid-19. PMI asal NTB juga sudah banyak dipulangkan, termasuk dari Kabupaten Dompu.

Iklan

‘’Setiap hari ada saja pemulangan dan kita tetap dilaporkan oleh BP3MI di Mataram,’’ katanya.

PMI yang dinyatakan bebas dari Covid-19, kata Abdul Sahid baru bisa dipulangkan ke kampung halamannya. Namun pihaknya akan tetap berkoodinasi dengan tim gugus Covid-19 tingkat kabupaten hingga desa untuk tetap melakukan pemantauan terhadap PMI dimaksud. “Ketika ada indikasi Covid-19, bisa langsung ditangani,” terangnya.

Sejauh ini, kata Sahid, belum ditemukan adanya PMI yang terkonfirmasi positif Covid-19 di lokasi karantina di Asrama Haji Mataram atau yang sudah pulang ke Kabupaten Dompu. “Kita berharap PMI dan masyarakat sekitar untuk proaktif melaporkan ke kita ketika ada yang positif Covid-19, agar bisa segera ditangani dan tidak menyebar ke warga lain,” harapnya.

Selain Malaysia, Singapura juga telah menerapkan kebijakan lockdown. Hanya saja, Singapura belum menerapkan pemulangan pekerja sebagai imbas kebijakan lockdownnya. “Sejauh ini belum ada kebijakan pemulangan PMI dari Singapura. Baru Malaysia yang memulangkan PMI,” ungkap Sahid. (ula)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional