Ruas Jalan Babussalam-Kuripan Rawan Aksi Kejahatan

Kondisi akses jalan di jalur Babussalam-Kuripan Kecamatan Gerung gelap gulita karena lampu PJU tak berfungsi. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Sejumlah titik ruas jalan di daerah Gerung, Ibukota Lombok Barat (Lobar) gelap gulita lantaran lampu penerangan jalan umum (PJU) tak berfungsi alias mati. Kondisi ini dikeluhkan warga kota, pasalnya akibat kondisi jalan yang gelap memicu kerawanan aksi kejahatan. Warga sangat berharap lampu jalan yang berada dekat dengan kantor pusat pemerintahan Pemda Lobar ini segera ditangani agar warga merasa nyaman dan aman melintasi jalur tersebut.

Hasil pantauan koran ini, mulai jalur masuk perbatasan antara kelurahan Dasan Geres ke Desa Babussalam hingga jalur Kuripan mati. Kebanyakan PJU di jalur itu mati, tidak berfungsi. Terlihat hanya beberapa titik yang menyala, itupun lampu yang dipasang di pemukiman warga. Akibat kondisi gelap gulita ini, jalur ini terasa menakutkan dan mencekam.

Iklan

Melihat kondisi ini, Anggota DPRD Lobar Dapil Gerung Kuripan Akhyar Rosidi pun angkat bicara. Hasil pantauannya di beberapa titik di wilayah Gerung memang kondisi jalan jelap.

“Hasil saya turun, Seperti di Jalur Babussalam menuju Kuripan gelap, beberapa daerah di dekat TPA Desa Suka Makmur,dan Desa Taman Ayu. Akibat jalan gelap ini rawan aksi kejahatan,” ungkapnya.

Ia menyebut, seperti jalur bypass rawan begal karena pemicunya akses gelap. Ia berharap program KPBU segera direalisasikan agar Lobar bercahaya bisa terwujud. Karena melalui program ini akan dipasang 12 ribu titik lampu PJU, sehingga diharapkan bisa menjadi solusi bagi permasalahan kegelapan di Lobar.

Untuk penanganan PJU khususnya di daerah strategis dan rawan perlu menjadi prioritas utama untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Karena menurut dia, terjadinya beberapa kasus aksi kejahatan di daerah ibu kota disebabkan kurangnya sarana prasarana yang disiapkan oleh Pemda.”Karena orang melakukan aksinya itu menjadi Lebih leluasa karena kondisi gelap akibat kurangnya sarana prasarana,” ujarnya.

Ia berharap agar semua komponen utama Pemda, dan aparat bekerjasama menciptakan keamanan. Supaya masyarakat merasa aman dan tenang. Pemda harus menyiapkan sarana prasarana untuk menunjang keamanan dijamin.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Tata Kota dan Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Permukiman Lobar, Nyoman Sugiarta mengakui kondisi PJU di jalur itu memang banyak yang mati. Namun demikian pihaknya Sudah memerintahkan Kepala Seksi PJU dan Satgas II untuk menangani. “Kami sudah memerintahkan Kasi dan Tim Satgas turun,”aku dia. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional