Ruang Perawatan Covid-19 di RSUD Asy Syifa Hampir Penuh

RSUD Asy Syifa Sumbawa Barat. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Pihak RSUD Asy Syifa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengkonfirmasi saat ini ruang pearawatan khusus pasien Covid-19 yang disiapkannya hampir penuh.

Satu surangan yang selama ini disiapkan berkapasitas 10 orang sejak beberapa hari telah didiami oleh 8 pasien. Hal ini membuat pihak rumah sakit harus berupaya keras mencari cara untuk menambah ruangan perawatannya tersebut. “Sudah hampir penuh ya dengan 8 orang itu. Kan kapasitas ruangannya hanya untuk 10 orang,” jelas direktur RSUD Asy Syifa, dr. Carloff Sitompul.

Iklan

Sejak awal virus tersebut terdeteksi di KSB pada akhir April 2020 lalu. Baru kali ini jumlah pasien positif terbanyak yang harus mendapat perawatan di rumah sakit. Dan diprediksi jika tidak segera menyiapkan tambahan ruangan baru, RSUD Asy Syifa akan kewalahan memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19.

Carloff menjelaskan, pihaknya sebenarnya telah melakukan observasi dan menemukan satu ruangan yang bisa digunakan untuk menambah tempat perawatan pasien Covid-19. Hanya saja kapasitasnya juga sangat terbatas. “Kalau misal pasien Covidnya terus bertambah yang harus dirawat. Kita akan benar-benar keteteran. Karena tidak bisa dong kita fungsikan semua ruangan. Kan kita juga perlu ruang perawatan pasien umum,” bebernya.

Tidak saja ruangan, Carloff memambahkan, pastinya akan berimbas pada tenaga medis. Untuk perawatan pasien Covid-19 kata dia, tentu perlu disiapkan tenaga khusus jika sewaktu-waktu pasien membludak. “Ini masalah juga tenaga medisnya. Karena nanti kita tidak bisa menugaskan tenaga medis kami melayani pasien Covid, juga harus melayani pasien umum di waktu bersamaan. Terlalu beresiko,” timpalnya seraya menyampaikan, kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi paparan Covid-19.

“Mari kita saling membantu dan bersama-sama menghalau Covid ini. Karena virus itu sudah ada diantara kita, tanpa kita sadari seaktu-waktu bisa menginfeksi kita. Jadi intinya disiplin dan patuhi protokol pencegahannya,” harap Carloff. (bug)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional