RTK PT AMNT Ditutup, Sekitar 2. 263 Orang Ajukan Diri

Pekerja Tambang (ilustrasi)

Taliwang (Suara NTB) – Manajemen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) secara resmi menutup program Restrukturalisasi Karyawan (RTK) di PT tersebut. Angka terakhir yang sudah mengajukan diri sesuai dengan memorandum yang dilaporkan ke dinas sudah ada sekitar 2. 263 orang yang mengajukan pengunduran diri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa Barat kepada Suara NTB melalui Mediator Hubungan Industrial (HI) Tohiruddin SH, Rabu, 23 Agustus 2017 mengatakan, untuk program RTK yang ada di AMNT sudah ditutup. Sementara realisasi terhadap karyawan yang sudah mengajukan diri tersebut, sampai dengan saat ini belum ada informasi lanjutan dari manajemen.

Iklan

Tetapi yang jelas, pihak perusahaan tetap akan diminta untuk membuat laporan kepada dinas terkait siapa-siapa saja yang disetujui untuk mengambil program ini. Sehingga nantinya tidak ada kesan di masyarakat bahwa program RTK tersebut dipaksanakan dan sudah ada orang yang ditentukan.

“Kita masih menunggu informasi lebih lanjut terkait realisasi program RTK ini dari AMNT. Kita juga akan meminta supaya bisa diberikan data terkait orang-orang yang disetujui untuk mendapatkan program ini,” ungkapnya.

Dikatakannya, dalam program RTK ini tidak semuanya akan langsung dipangkas melainkan akan dilakukan secara bertahap. Karena pada dasarnya perusahaan ini tetap berjalan meskipun dilakukan efisiensi. Bahkan untuk tahap pertama sedikitnya ada sekitar 400 karyawan yang akan disetujui mengambil program ini.

Jumlah tersebut juga akan terus berlanjut sesuai dengan keinginan management. Mekanisme tersebut diambil sehingga kondisi perusahaan tidak goyang. “Aktivitas perusahaan tetap jalan meskipun ada efisiensi. Karena orang-orang yang sudah mengajukan diri ini akan disetujui secara bertahap,” tandasnya. (ils)