RSUD Sumbawa Kini Punya Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Dede Hasan Basri. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – RSUD Sumbawa menambah tenaga dokter spesialisnya. Dengan mendatangkan dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Yulita Herdiana Sp.DV.

Sebagaimana disampaikan Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri, Rabu, 7 Juli 2021. Selama ini masyarakat yang mengalami kelainan kulit dan kelamin kerap dirujuk ke Mataram. Dengan hadirnya dokter spesialis baru tersebut, pasien bisa dilayani. “Hanya RSUD Sumbawa satu-satunya di  Pulau Sumbawa yang memiliki dokter spesialis kulit dan kelamin,”sebut Dede didampingi Kasi Pelayanan, Hardiansyah AM.d, Kep

Iklan

Keberadaan dokter spesialis kulit dan kelamin ini, semakin melengkapi dokter spesialis yang sudah ada sebelumnya. Seperti dokter spesialis anak, penyakit dalam, kandungan, bedah, THT, mata, jantung, patologi klinis, saraf, radiorologi, anastesi, spesialis gigi, ortopedi, gizi dan lainnya. “Kita sekarang juga sedang berupaya mendatangkan Dokter Spesialis Urologi,” terang Dede.

Keberadaan dokter spesialis kulit dan kelamin ini ungkap dr. Dede, penting dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu mendukung pelayanan khusus CTKI (CPMI) untuk memastikan fit dan unfit menjelang keberangkatan ke luar negeri. Dan spesialis kulit dan kelamin ini memiliki peranan penting. Sebab, sebagian besar CTKI asal Sumbawa dominan memilih Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya sebagai negara tujuan untuk bekerja. Negara-negara ini lebih memperhatikan kesehatan kulit.

Selain untuk menangani penyakit kulit dan kelamin, dokter tersebut bisa melayani kecantikan. Pihaknya akan mendukung keberadaan dokter tersebut dengan peralatan yang memadai. Sebab kedepan, bisa saja RSUD Sumbawa memiliki selain poli kulit dan kelamin, juga memiliki poli kecantikan. “Kami terus memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, sebagai solusi dalam mengatasi pelayanan medis agar tidak ada lagi pasien yang dirujuk ke luar daerah,” tukasnya.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Sumbawa, dr. Yulita Herdiana Sp.DV., mengatakan, spesialisasi yang dimilikinya ini mencakup banyak sekali kelainan pada kulit dan kelamin. Selama ini banyak masyarakat yang mendatangi puskesmas dengan keluhan kulit maupun kelamin. Namun tertangani tidak tuntas, karena pelayanan di puskesmas belum bisa optimal. Sehingga pasien tersebut harus dirujuk ke Mataram.

“Memang penyakit kulit dan kelamin ini cukup beragam dan belum begitu banyak masyarakat yang mengetahuinya. Dibutuhkan penanganan khusus, pastinya harus ditangani oleh dokter yang memiliki spesialisasi kulit dan kelamin,” kata Yulita. (arn)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional