RSUD NTB Resmi Luncurkan Layanan Wisata Medis

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc menerima buku petunjuk penerapan wisata medis dari Kementerian Kesehatan dalam peluncuran wisata medis di RSUD NTB (Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB resmi menjadi rumah sakit  yang menerapkan konsep wisata medis. Dengan berbagai objek wisata yang dikembangkan dan fasilitas kesehatan yang juga terus ditingkatkan baik dari segi pelayanan maupun peralatan, langkah yang diambil RSUD NTB tersebut menjadikan NTB sebagai provinsi pertama yang mendeklarasikan diri sebagai destinasi wisata berbasis kesehatan di Indonesia.

Direktur RSUD NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri MM, MARS., menerangkan bahwa diluncurkannya RSUD NTB sebagai pusat wisata medis di NTB merupakan buah sinergi antara rumah sakit rujukan utama milik daerah tersebut dengan Dinas Pariwisata NTB dan dengan dukungan dari Pemprov NTB, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pariwisata.  ‘’Ini menjadi salah satu langkah kita mewujudkan NTB Gemilang,’’ ujarnya, Sabtu (14/12) dikonfirmasi di sela-sela kegiatan peluncuran di Halaman Grha Mandalika RSUD NTB.

Iklan

Diterangkan Hamzi dalam penerapannya, wisata medis tidak hanya meliputi pelayanan kesehatan di rumah sakit semata, namun bicara tentang produk wisata yang ditawarkan dengan empat konsep. Yaitu wellness tourism(wisata kesehatan), sport tourism(wisata olahraga), medical tourism (wisata kesehatan), dan saintis tourism(wisata saintifik).

Sebagai langkah pertama, dalam peluncuran tersebut diberikan pelatihan dasar bagi 50 orang pelaku pariwisata se-NTB terkait pertolongan pertama pada masalah-masalah kesehatan yang mungkin ditemukan di lapangan.

“Jadi selain produk wisata yang ditawarkan, kita juga mempersiapan para guide (pramuwisata) medis untuk mendampingi para pasien Medical Tourism ini,’’ ujar Hamzi. Salah satu motivasi utama dari diterapkannya wisata medis diterangkannya adalah kapasitas RSUD NTB yang telah cukup, baik dari segi fasilitas maupun keberadaan layanan unggulan, dalam hal ini layanan radioterapi.

Ke depannya Hamzi, pihaknya akan terus menambah layanan unggulan yang akan diberikan. Selain itu, pengolahan kosmetik dan penyediaan medical chekc-up dan hipnoterapi sebagai layanan tambahan akan ditingkatkan dalam waktu dekat.

Dalam kesempatan tersebut hadir perwakilan berbagai asosiasi industri pariwisata seperti Asita NTB, PHRI NTB dan Astindo NTB. Selain itu, hadir pula perwakilan rumah sakit pemerintah dan swasta yang masing-masing memamerkan layanan unggulannya yang dapat menyokong penerapan wisata medis di RSUD NTB.

Diantaranya Rumah Sakit Harapan Keluarga yang menawarkan produk jasa layanan unggulan berupa treatment cuci darah dan Rumah Sakit Risa Centra Medica dengan pelayanan unggulan Baby Spa,dan produk kesehatan lainnya.Promosi akan gencar dilakukandiberbagai belahan dunia dibantu oleh stakeholder terkait.Terlebih untuk mendukung keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus(KEK) Mandalika sebagai destinasi super prioritas nasional.Khususnya untuk gelaran MotoGP pada 2021 mendatang.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc yang meresmikan peluncuran wisata medis di RSUD NTB menegaskan bahwa keindahan alam NTB yang memikat ditambah keramah-tamahan masyarakatnya dan didukung jasa pelayanan medis yang ada diharapkan dapat memberikan rasa nyaman dan bahagia kepada pasien. Sehingga dapat mendorong optimisme untuk segera sembuh.

‘’Dengan eksotisme alam di NTB, akan menghadirkan rasa bahagia dan kenyamanan bagi pasien. Harapan hidup dan sembuh itu lahir karena adanya kenyamanan,’’ujar  gubernur. Diterangkan bahwa di era  kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan sekarang ini, hampir tidak ada sesuatu yang tidak bisa direkayasa. Termasuk tidak ada penyakit yang tidak dapat dicarikan obatnya atau disembuhkan.

Dr. Zul menerangkan bahwa NTB memang sudah selayaknya menjalankan wisata medis. Selain karena alamnya yang indah, juga  kesiapan pelayanan medis di hampir semua rumah sakit di NTB sudah sangat mendukung. ‘’Sehingga akan semakin memberikan optimisme kepada para pasien yang hendak datang berobat,’’pungkasnya. (bay)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional