RSUD NTB Luncurkan Grha Gemilang, Siapkan Layanan Rawat Inap dan Rawat Jalan Eksekutif

Direktur RSUD NTB dr.H Lalu Herman Mahaputra saat memberi arahan dan sekaligus meluncurkan Grha Gemilang

Mataram (Suara NTB) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB telah meluncurkan Grha Gemilang, Rabu, 12 Januari 2022. Grha Gemilang adalah sebuah pelayanan rawat inap dan rawat jalan kelas eksekutif yang didukung oleh tim dokter yang sangat profesional dan tempat perawatan yang memadai.

Grha Gemilang untuk sementara ini ditujukan kepada pasien umum dengan kreteria pasien sakit ringan hingga sedang. Di sini terdapat poli eksekutif jantung terpadu, poli estetita, poli penyakit dalam, poli internal, poli kandungan, poli bedah dan lainnya. Dan di tahun 2022 ini akan segera dibuka layanan dental center. Tempatnya sudah siap, tinggal peralatannya yang belum datang.

Iklan

Direktur RSUD NTB dr.H Lalu Herman Mahaputra, M. Kes, MH secara langsung meluncurkan pelayanan baru ini dihadapan manajemen dan undangan. Ia mengatakan, Grha Gemilang akan menjadi embrio karena di akhir tahun ini juga akan ada branding baru RSUD NTB yang khusus untuk pelayanan VIP.

“Saya lihat dari data yang ada, RSUP ini banyak sekali permintaan dari pasien umum, sehingga belum bisa menampung. Namun Alhamdulillah dengan adanya Grha Gemilang akan ada perbaikan-perbaikan kecil, semoga ini menjadi tempat yang nyaman untuk pasien. Mohon dokter-dokter senior bisa bergabung di sini,” kata dr. Jack, sapaan akrabnya.

dr. Jack sangat berharap agar RSUD NTB tidak hanya menjadi rumah sakit rujukan di daerah ini, namun kedepan bisa disejajarkan dengan rumah sakit – rumah sakit besar lainnya di Indonesia. Terlebih RSUD NTB akan memiliki pelayanan unggulan yaitu ongkologi terpadu sehingga hal ini bisa menjadi akselerasi pelayanan kepada masyarakat.

“Saya juga sudah melaporkan ke Pak Gubernur dan Bu Wagub, keinginan dari kita untuk menggunakan gedung Grha Gemilang. Saya pikir ini cukup banyak ada sekitar 32 kamar, kemudian akan ada tambahan gedung khusus VIP sebanyak 50 kamar,” tambahnya.

Sehingga ia menargetkan sebelum tahun 2024, paling tidak RSUD Provinsi NTB memiliki rawat inap minimal 700 – 800 kamar. Sebab rumah sakit besar di Pulau Jawa rata-rata memiliki lebih dari 500 kamar.

“Apalagi RSUD NTB akan menjadi rumah sakit kelas A.  Nantinya kita akan memiliki satu gedung, tapi khusus tidak membedakan kelas. Jadi nanti ada pilihan masyarakat. Banyak pasien yang mampu kita arahkan ke Grha ini dan gedung baru nanti,  namun untuk pasien BPJS kita tidak akan membedakan kelasnya. Intinya RSUP tidak boleh menolak pasien dengan alasan apapun,” tegas dr. Jack.

Untuk pelayanan, nantinya di Grha Gemilang ini akan ada Sport and Hand Clinic yang merupakan kolaborasi antara dokter olahraga dan dokter ortopedi serta pelayanan surgery minor yaitu poliklinik khusus untuk bedah. Memang untuk saat ini sudah mulai pelayanan klinik bedah, namun untuk minor urgery belum siap sehingga hal ini akan menjadi salah satu pelayanan yang akan dioptimalkan kedepannya.(ris)

Advertisement