RSUD Mataram Siapkan Ruang Khusus Vaksinasi Lansia

H. Lalu Herman Mahaputra. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram siap memfasilitasi proses vaksinasi corona virus disease (Covid-19) bagi lansia di atas 60 tahun di Kota Mataram. Hal tersebut antara lain dilakukan dengan menyiapkan ruang khusus serta vaksinator yang siap mempercepat proses vaksinasi.

“Prinsipnya kita siap menyukseskan program pemerintah tersebut. Kita akan koordinasikan dengan Dinas Kesehatan bagaimana sistemnya, karena wewenangnya ada di sana,” ujar Direktur RSUD Kota Mataram, dr. Lalu Herman Mahaputra saat dikonfirmasi, Minggu, 28 Februari 2021.

Iklan

Pemerintah pusat telah mengirimkan vaksin yang dibutuhkan untuk vaksinasi lansia di Kota Mataram. Dari total lansia di Kota Mataram yang berjumlah 33.053, 40 persen di antaranya atau sekitar 13.366 orang akan menerima suntikan vaksin tersebut. Pendataan lansia sendiri dilakukan dengan mengambil data dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Vaksinasi lansia dijadwalkan terlaksana mulai awal Maret. Mengingat vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kota Mataram telah selesai dilakukan. “Kita akan siapkan ruang vaksinasinya. Sekarang untuk petugas (vaksinator dan screening) ada 5 orang,” jelas dr. Jack, sapaan akrabnya.

Jika jumlah vaksinator kurang, pihaknya siap melatih beberapa petugas lagi untuk mempercepat jalannya vaksinasi. Mengingat jumlah lansia yang akan divaksin diperkirakan dua kali lipat dari jumlah nakes yang mencapai 7.000 orang.

“Tapi kita belum tahu jumlah pastinya. Kita tunggu arahan dari Dinas Kesehatan saja,” ujarnya. Menurut dr. Jack, pihaknya siap membantu proses vaksinasi 50 persen dari total lansia yang menjadi target. “Sisanya bisa ditangani lewat 11 Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya,” sambungnya.

Berdasarkan aturan dari pemerintah pusat, vaksinasi tersebut hanya akan dilakukan pada lansia berusia 60 tahun ke atas. Untuk metode pendaftaran dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di www.kemkes.go.id atau laman Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) di covid19.go.id.

Setelah menyelesaikan proses registrasi di kedua laman tersebut, data lansia akan masuk dalam basis data Dinas Kesehatan yang kemudian bertuga mengatur jadwal, baik untuk jam maupun lokasi vaksinasi. Cara kedua untuk menerima suntikan vaksin adalah mengikuti vaksinasi massal yang difasilitasi organisasi atau institusi terkait yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan.

Organisasi atau instansi yang diperbolehkan mengadakan vaksinasi massal antara lain organisasi pensiunan ASN, Pepabri, Warakawuri TNI/Polri, serta Legiun Veteran Republik Indonesia. Selain itu, organisasi keagamaan atau organisasi kemasyarakat yang diperbolehkan melaksanakan vaksinasi massal bagi lansia jika memiliki ikatan kerja sama dengan Kemenkes.  (bay)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional