RSUD Kota Mataram Siapkan Oksigen Konsentrator untuk Penanganan Covid-19

Seorang petugas kesehatan di RSUD Kota Mataram menyiapkan oksigen konsentrator. Alat tersebut sangat dibutuhkan untuk memberikan suplai oksigen dengan konsentrasi hingga 95 persen. Khususnya bagi pasien Covid-19 yang menjalani perawatan.(Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram menyiapkan pengadaan 20 unit oksigen konsentrator. Alat tersebut untuk menjamin ketersediaan oksigen medis, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan.

Plt. Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Mataram, dr. Tris Cahyoso menerangkan dari 20 unit oksigen konsentrator yang dipesan saat ini telah dioperasikan 10 unit. Sementara 10 unit sisanya masih dalam pengiriman.

Iklan

“Yang 10 unit itu kita taruh lima unit di ruang UGD (unit gawat darurat), kemudian lima unit di ruang perawatan pasien covid. Sisanya yang 10 unit masih dalam pengiriman juga akan kita taruh untuk (memenuhi) kebutuhan pasien positif (Covid-19),” jelas Tris saat dihubungi, Minggu, 22 Agustus 2021.

Menurutnya, pengadaan oksigen konsentrator tersebut sangat membantu penanganan di rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19 tersebut. Terutama mengantisipasi terbatasnya oksigen seperti yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Berbeda dengan oksigen medis yang disuplai melalui industri dengan tabung, oksigen konsentrator dipergunakan untuk menyaring udara dalam ruangan hingga menjadi 90-95 persen oksigen murni dari sebelumnya 80 persen nitrogen dan 20 persen oksigen. Alat tersebut dibutuhkan untuk memberi pasien dosis oksigen yang cukup tinggi sehingga menunjang proses penyembuhan.

“Satu konsentrator menghasilkan tekanan oksigen 5-10 liter per menit. Sementara rata-rata pasien kita membutuhkan oksigen 5-6 liter per menit, sehingga jumlah oksigen yang masuk dari alat ini mencukupi kebutuhan pasien,” jelas Tris.

Pengoperasian yang mudah juga menjadi alasan pihaknya membeli alat tersebut. Di mana oksigen konsentrator cukup dihubungkan dengan daya listrik kemudian digunakan untuk menyaring udara dalam ruangan tempat pasien menjalani perawatan.

Selain itu, RSUD Kota Mataram juga tetap menjaga ketersediaan oksigen yang ditampung pada tabung dengan kapasitas 18 ton yang dimiliki rumah sakit pemerintah tersebut. Setiap kapasitas oksigen berkurang 30 persen, RSUD Kota Mataram secara berkala melakukan pengisian ulang hingga tabung penuh.

Dengan ketersediaan oksigen tersebut pihaknya menjamin perawatan pasien Covid-19 bergejala sedang – berat di RSUD Kota Mataram berjalan dengan baik. Berdasarkan catatan pihaknya, sampai saat ini masih ada 42 orang pasien gejala sedang – berat yang menjalani perawatan, di mana rata-rata pasien membutuhkan alat bantu oksigen.

“Jadi memang sangat membantu keberadaan alat ini. Karena fungsinya yang sama dengan tabung oksigen medis yang kita pakai sebelumnya, di mana pasien membutuhkan oksigen dengan konsentrasi tinggi,” tandas Tris. (bay)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional