Rp28 Miliar Anggaran Covid-19 untuk Penanganan Pasien

Merliza Jawas. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Sebagian besar anggaran penanganan Covid-19 yang disiapkan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada APBD Perubahan ini akan digunakan untuk membiayai penanganan pasien.

Wakil Ketua DPRD KSB, Merliza Jawas mengatakan, berdasarkan penyampaian pihak pemerintah saat RDP (rapat dengar pendapat). Sekitar Rp28 miliar dari Rp31 miliar lebih total anggaran penanganan Covid-19 yang disediakan itu kecendrungannya untuk membiayai pasien. “Di situ juga mereka (pemerintah) bilang ada untuk membayar klaim BPJS pasien covid,” terangnya kepada wartawan, Jumat, 3 September 2021.

Iklan

Mendengar keterangan pemerintah itu, Merlisa mengakui, proporsi untuk pembiayaan pasien yang terpapar virus corona itu kurang berimbang. Sebab pada dasarnya menghadapi pandemi virus asal Wuhan, Tiongkok itu, harusnya bisa dititik beratkan pada kegiatan pencegahannya. “Tapi ya memang pemerintah mungkin punya pertimbangan lain ya. Dan tentu kita akan terus awasi efektifitas penggunaannya kemudian,” paparnya.

Selain khusus anggaran Covid-19, politisi partai Gerindra ini menyebutkan, pihaknya secara rinci mempertanyakan mengenai berbagai hal terkait biaya yang harus dikeluarkan pemerintah menghalau laju pandemi virus tersebut. Salah satunya soal pembayaran insentif tenaga kesehatan (Nakes). “Soal insentif Nakes itu sudah beberapa kali kita pertanyakan ya. Dan alhamdulillah kemarin kita diberi jawabannya,” ungkapnya.

Soal insentif Nakes itu, dijelaskan Merlisa, pemerintah menyebut telah melakukan penyaluran. Sementara ini Pemda menggunakan anggaran BTT (belanja tidak terduga). “Pemda ada menyiapkan BTT Rp 11,8 miliar. Katanya pakai itu sementara ditalangi, tapi juga ada yang disiapkan di luar itu. Nanti tinggal menyesuaikan,” urainya.

Ditemui terpisah, Sekda KSB, Amar Nurmansyah membenarkan, pernyataan pihak DPRD tersebut. Menurut dia, sebagian besar anggaran penanganan Covid-19 yang disediakan pemerintah itu untuk pembiayaan penanganan pasien. “Untuk BPJS-nya dan banyak item lain juga ya pastinya,” cetusnya.

Ia menuturkan, sesuai ketentuan, seluruh anggaran Covid-19 oleh pemerintah KSB seefisien mungkin menyentuh seluruh aspek. Pada sisi kesehatan menyangkut pencegahan hingga penangan masyarakat yang terpapar, kemudian sisi dampak sosial ekonominya. “Yang jelas anggaran yang kita siapkan itu sudah ada pos-posnya,” tandasnya. (bug)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional