Rohmi : Pilkada NTB Masih Lama

Mataram (Suara NTB) – Nama Ketua STKIP Hamzanwadi, Pancor, Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah kini mulai masuk dalam bursa kandidat di Pilkada 2018 menyusul adanya wacana menduetkan dirinya dengan Dr. Zulkieflimansyah (Dr. Zul). Namun, saat dikonfirmasi mengenai wacana ini, Rohmi menegaskan spekulasi menyangkut Pilkada 2018 belum berada dalam daftar prioritasnya saat ini.

‘’Pilkada kan masih lama, jadi saya belum bisa fokus soal itu. Saat ini saya fokus dengan tugas tanggungjawab saya sekarang,’’ ujar Rohmi saat dikonfirmasi Suara NTB terkait wacana menduetkan dirinya dengan Dr. Zul, Jumat (22/7).

Iklan

Rohmi menegaskan, adanya spekulasi ataupun wacana di luaran yang ingin memasang-masangkan dirinya dengan tokoh tertentu adalah sebuah hal yang wajar saja. Hanya saja, Rohmi merasa, saat ini belumlah saatnya untuk membicarakan hal-hal yang bersifat politik praktis semacam itu. Rohmi menegaskan, dirinya perlu mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk tugas dan tanggung jawab yang ia emban saat ini.

‘’Sejauh ini saya belum berpikir ke arah situ. Masih fokus dengan apa yang saya kerjakan sekarang,” ujarnya.

Rohmi juga tak menampik adanya interaksi atau komunikasi antara dirinya dengan Dr. Zul. Namun, sejauh ini interaksi antara dirinya dengan Dr. Zul tidak pernah menyinggung persoalan politik. Keduanya lebih banyak berinteraksi menyangkut isu-isu pendidikan dan pembangunan. Apalagi, ujar Rohmi, keduanya sama-sama berkecimpung di bidang pengelolaan pendidikan. Rohmi memimpin pengelolaan STKIP Hamzanwadi sementara Dr. Zul adalah pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Kesamaan bidang pengabdian inilah yang lebih banyak menjadi topik interaksi keduanya.

‘’Ya, ada (komunikasi), walaupun tidak intens. Tentang pendidikan, karena beliau kan mengelola pendidikan juga. Lebih kepada pendidikan. Karena saya juga mengelola pendidikan,’’ ujar Rohmi. Sebagai pribadi, Rohmi menilai Dr. Zul adalah sosok yang profesional.

Sebagai sosok yang juga berkecimpung di organisasi Nahdlatul Wathan, Rohmi mengakui bahwa saat ini memang sudah mulai muncul pemikiran untuk mencari sosok yang bisa melanjutkan kiprah Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi (TGB) yang juga merupakan tokoh NW. Bagi Rohmi, pemikiran semacam ini adalah sebuah kewajaran. Seperti halnya organisasi lainnya, NW tentu juga memiliki kewajiban untuk melahirkan para calon pemimpin.

Calon pemimpin yang lahir dari NW, juga diharapkan bisa membangun keselarasan dengan apa yang sudah dicapai oleh TGB sejauh ini. Terkait ini, Rohmi menegaskan bahwa membangun keselarasan antara pemimpin sebelumnya dengan pemimpin berikutnya memang harus diupayakan.

‘’Yang namanya pencapaian itu alangkah bagusnya dilanjutkan. Yang bagus dilanjutkan, yang kurang ditambah. Yang masih belum dicapai diperbaiki. Kalau melihat capaian sekarang, kan kita bisa melihat masyarakat memang berharap supaya apa-apa yang sudah dicapai itu bisa dilanjutkan dan ditingkatkan lagi ke depan. Itu wajar saja,’’ ujarnya.

Soal bagaimana NW menyikapi momentum 2018 mendatang, Rohmi menegaskan hal itu hingga saat ini baru sebatas pemikiran-pemikiran semata di internal NW. Keputusan apapun, menurutnya belum dibuat karena memang pemikiran ini membutuhkan kajian yang matang. ‘’Karena kita mesti semua dipikirkan matang. Kalau (pemikiran itu) berkembang sih, sudah mulai. Harapan atas sesuatu yang baik itu, supaya berkelanjutan. Apa yang dicapai itu, supaya tidak ada kemunduran. Itu tentu sudah berkembang. Hanya saja untuk menyikapi itu memang harus dipikirkan matang,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Dr. Zul yang dikonfirmasi terpisah juga memiliki penilaian tersendiri terhadap sosok Rohmi. Ia menegaskan, Rohmi adalah sosok yang punya kemampuan. ‘’Pendidikannya tinggi, seorang insinyur yang ulet dan kompeten. Beliau mengerti industri dan berpengalaman bekerja di PTNNT. Sangat mengerti dan memahami dunia pendidikan, karena pendidikan NW dalam kendalinya sejak dulu,’’ ujar Dr. Zul.

Selain itu, Dr. Zul juga menganggap Rohmi memiliki basis sosial yang kuat dan mengakar. Kualitas kepemimpinannya, khususnya di bidang yang menyangkut kewanitaan telah diasah melalui organisasi NW yang ikut dibesarkannya.

Dr. Zul menilai, Rohmi cukup berpengalaman di dunia politik karena pernah menjadi anggota DPRD, bahkan juga menjadi Pimpinan DPRD. ‘’Sosoknya tegas, decisive dan punya kepemimpinan yang sangat kuat. Buat saya Rohmi bukan saja pantas jadi cawagub, cagub pun beliau sangat mumpuni dan akan sukses.’’ (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here