Rohani Berpotensi Sumbang Medali Emas

Atlet atletik NTB, Rohani sedang menjalani latihan nomor 100 meter gawang di Lintasan Atletik GOR 17 Desember Turide Mataram belum lama ini. Latihan tersebut dalam rangka persiapan PON di Papua, 2-15 Oktober 2021.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Atlet atletik NTB, Rohani diklaim punya potensi untuk menorehkan prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, 2-15 Oktober 2021. Pelatih Atletik, Aria Yuniawan mengatakan atlet peraih medali perak di nomor 100 meter gawang atletik pada Pra-PON tahun 2019 ini berpeluang  menyumbangkan medali emas di ajang multi event olahraga nasional.

Rasa optimis pelatih atletik NTB, Aria Yuniawan cukup beralasan pasalnya rival terberat Rohani  peraih medali emas di Pra-PON atletik tahun 2019, Emilia Nova dikabarkan tidak bisa tampil di PON 2021, karena cedera. Dan Emil diakuinya baru saja menjalani operasi di salah satu bagian kakinya dan butuh waktu lama untuk proses penyembuhan.

Iklan

“Kalau kondisi fisiknya bagus, saya yakin Rohani bisa meraih medali emas di PON, karena pesaing terberat Rohani asal DKI Jakarta tidak bisa ikut PON karena baru selesai menjalani operasi,” ucap Pelatih Pelatnas Atletik asal NTB, Aria Yuniawan saat ditemui Suara NTB di Mataram, belum lama ini.

Aria menjelaskan bahwa untuk nomor 100 meter terdapat satu atlet pesaing terberat Rohani, yakni Emilia Nova. Atlet asal DKI Jakarta itu merupakan atlet peraih medali emas PON/2016 dan meriah medali emas di Pra-PON nomor 100 meter gawang putri tahun 2019.

Menurut Aria, absennya Emilia di PON 2021 bakal membuka peluang atlet NTB, Rohani untuk meriah medali emas. Ia sendiri memasang target medali emas untuk atlet kesayangannya itu. Oleh karena itu Aria pun terus mengawal persiapan Rohani menghadapi PON XX di Papua tahun 2021.

Saat ini Rohani dilatih oleh Aria di lintasan atletik GOR 17 Desember Turide Mataram yang dipersiapkan turun di nomor 100 meter gawang putri dan nomor lompat jauh putri. Selain ditargetkan medali emas di nomor 100 meter gawang, Rohani juga dinilai punya peluang meraih medali emas di nomor lompat jauh, alasannya Rohani punya prestasi  nasional di dua nomor atletik tersebut.

Di lompat jauh Rohani juga pernah meraih medali perak di Kejurnas Atletik tahun 2019. Saat itu Rohani membukukan lompatan 5,82 meter, kalah dari atlet asal Bali, Maria Londa yang meraih medali emas. Sementara perunggu diraih atlet asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Nica Beta Ayu, dengan lompatan 5,54 meter. (fan)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional