Ritel di Kota Bima Kebanyakan Milik Warga Lokal

Bima (Suara NTB) – Keberadaan ritel modern di Kota Bima yang kian waktu terus menjamur, dinilai tidak berpengaruh pada usaha masyakarat setempat. Sebab usaha ritel di Kota setempat kebanyakan milik warga lokal.

“Sejauh ini belum ada keluhan terkait menjamurnya ritel. Lagipula ritel yang ada di Kota Bima banyak milik warga lokal,” kata Walikota melalui Plt Kabag Humas dan Protokol (Humaspro) Pemkot Bima, Syahrial Nuryadin, S.Ip, MM, menjawab Suara NTB, Rabu, 8 Maret 2017.

Iklan

Kata dia, ritel yang ada di Kota setempat, yakni Hokky Mart, Lancar Jaya, Bolly Mart serta Artha Bima Mall (ABM). Bahkan keberadaannya sangat membantu pemerintah mengeleminir angka penggangguran.

“Karena ritel-ritel yang ada memperkerjakan masyarakat lokal yang berjumlah lebih dari puluhan orang,” ujarnya.

Diakuinya, salah satu ritel modern terkenal di Indonesia telah menawarkan diri sebanyak 30 unit untuk mengembangkan usahanya di Kota Bima. Hanya saja, hingga saat ini belum disetujui oleh Walikota.

“Takutnya keberadaanya yang banyak akan mematikan ritel milik warga lokal Kota Bima,” ujarnya.

Hanya saja, Walikota telah memberikan sinyal akan memberikan izin hanya sebanyak 15 unit, namun hingga kini belum ada kejelasan ada kesepakatan. Artinya masih dilakukan pembahasan dan tengah dalam proses.

“Yang jelas keberadaan 15 unit ini akan dipertimbangkan dengan matang,” ujarnya.

Mengapa Walikota masih mempertimbangkannya dengan matang. Karena ritel yang ada di Kota Bima hanya tidak melayani konsumen sampai 24 jam. Sementara kebutuhan masyarakat setiap hari terus meningkat.

Dia menegaskan, adanya ritel tidak akan mematikan usaha pedagang kaki lima (PKL) di Kota setempat. Namun pihaknya akan melakukan penertiban setelah rampung peraturan Walikota (Perwali) meneruskan Perda tentang penataan kota.

“PKL dan seluruh pedagang yang bisa berdagang di Serasuba akan difokuskan satu tempat. Pemerintah sedang mencarikan lahan strategis untuk mengakomodir mereka, supaya teratur dan keindahan kota tetap terjaga,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here