Revitalisasi MCC akan Manjakan Wisatawan

Pusat kerajinan mutiara dan emas, MCC di Sekarbela ini akan direvitalisasi Pemkot Mataram. Revitalisasi diharapkan mampu memanjakan wisatawan yang berkunjung ke Mataram. (Suara NTB/viq)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram menyiapkan dana sebesar Rp1,2 miliar untuk merevitalisasi sentra kerajinan Mataram atau Mataram Craft  Center (MCC). Revitalisasi MCC ini akan dilaksanakan antara bulan Mei hingga April 2020.

Menurut Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM Kota Mataram, Yance Hendra Dira, revitalisasi MCC dilakukan dengan metode pendekatan wisata. Artinya, revitalisasi MCC semacam edukasi ke wisatawan yang berkunjung ke MCC dengan menampilkan berbagai kegiatan pengolahan mutiara dan emas.

Iklan

“Nanti wisatawan yang berkunjung akan kita persilakan masuk ke dalam mini teater yang menampilkan video pendek 7 sampai dengan 10 menit. Video ini menampilkan bagaimana budidaya mutiara. Kemudian juga tentang bagaimana penambangan emas. Itu tujuannya adalah memberikan edukasi pengenalan kepada wisatawan yang berkunjung ke MCC,” katanya kepada Suara NTB, Senin, 3 Februari 2020.

Melalui video tadi kata Yance, bagaimana Pemkot Mataram meyakinkan semua wisatawan yang berkunjung ke MCC agar percaya pada bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan mutiara dan pengolahan emas.

“Tujuannya dari edukasi tersebut, kita jelaskan proses jadinya mutiara, sehingga wisatawan tak anggap itu mudah. Jadi mereka anggap wajar harganya mahal,” katanya.

Selain itu kata Yance, MCC ini juga akan membuat ruang workshop dan ruang perbengkelan tempat bekerja para perajin emas dan mutiara. Ruangan itu nantinya bisa disaksikan langsung oleh wisatawan terkait proses-proses pembuatan mutiara dan emas.

“Nah dengan wisatawan bisa melihat langsung proses pembuatannya, itu untuk meyakinkan kepada wisatawan ada unsur seni yang khas dari kota Mataram sendiri,” ucapnya.

“Setelah wisatawan diberikan edukasi tentang bahan tadi, maka wisatawan baru bisa diajak ke tempat showroom sehingga dengan sudah memiliki persepsi baru tentang harga. Jadi semua wisatawan bisa mudah paham dengan harga mutiara dan emas yang ada di MCC,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Koperasi juga akan membuat long table di MCC. Tak hanya itu, Dinas Koperasi juga menyiapkan meeting room bagi wisatawan yang berkunjung ke MCC. “Meeting room kita siapkan dua ruang yang terkoneksi. Kalau ada pertemuan yang besar, bisa dibuka, sehingga ruangan ini harus besar,” katanya.

“Kalau ada kunjungan kerja dari luar kota Mataram ke Pemerintah kota Mataram, maka tempat itu nanti kita laksanakan di meeting room. Selesai meeting, mereka akan berbelanja,” jelasnya.

Untuk pengerjaan lainnya, MCC juga akan disiapkan coffee shop sebagai tempat bertemunya insan kreatif di Mataram. Pada Coffee shop ini kata Yance, disiapkan ke semua UMKM di Mataram untuk berbagi pengalaman ke wisatawan. “Kita akan lakukan pembenahan linnya, baik di sistem peparkirannya dan pengelolaan MCC juga,” tutupnya. (viq)