Retribusi Tower di Lotim Dinaikkan

Ahmad Masfu. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Dinas Komunikasi dan Infomatika (Diskominfo) dan Persandian Kabupaten Lombok Timur (Lotim) di tahun 2021 kembali menaikan target retribusi tower atau menara telekomunikasi sebesar Rp2,6 miliar. Penentuan target di tahun 2021 ini menyusul capaian retribusi tower di tahun 2020 melampaui target sebesar Rp2,5 miliar dari target yang ditentukan Rp2,1 miliar.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Lotim, Ahmad Masfu, menegaskan untuk tahun 2021 dari 368 menara tower yang beroperasi di Kabupaten Lotim, pihaknya menargetkan PAD sebesar Rp2,5 miliar.

Target ini diambil berdasarkan pengalaman di tahun 2020 yaitu dari target sebesar Rp2,1 miliar mampu terlampaui sekitar RP2,6 miliar. Berdasarkan inilah Dinas Kominfo dan Persandian Lotim menargetkan PAD menara telekomunikasi tidak kurang dari Rp2,5 miliar. “Tahun ini kita naikkan target PAD retribusi tower sebesar Rp2,6 miliar,”terangnya, Jumat, 8 Januari 2021.

Dalam mencapai target yang sudah ditentukan ini, Ahmad Masfu berkomitmen untuk terus bekerja keras dengan rutin turun ke lapangan mengingatkan provider untuk menyelesaikan kewajibannya. Upaya ini terbukti pada tahun 2020. Retribusi yang disetorkan setiap provider nominalnya sama sebesar, Rp6.147.000 per tahun dari 16 provider yang beroperasi di Kabupaten Lotim.

Ahmad Masfu mengungkapkan, pada tahun 2017-2018 sempat vakum penyetoran kekosongan retribusi tower dengan adanya keputusan MK yang mengubah skema penarikan retribusi menara tower. Dari yang NJOP diubah berdasarkan biaya operasional. “Selama masa transisi itu penarikan kosong dan tahun 2019 mulai normal,” ujarnya. (yon)