Respek pada Polisi, Tiga Bocah SD Spontan Beri Hormat Bertemu Bhabinkamtibmas

Tiga murid SD memberi hormat secara spontan kepada aparat polisi yang bertugas di Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan KLU. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Budaya hormat kepada yang lebih tua (selain orang tua) masih melekat erat di masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Umumnya di kalangan anak sekolahan, tanda hormat kepada yang lebih tua ditunjukkan dengan sikap, cium tangan. Namun karena Covid-19, anak-anak SD di Bayan, spontan memberi hormat dengan mengangkat tangan kanan.

Simbol hormat dengan mengangkat tangan kanan membentuk sudut 90 derajat dan ditekuk 45 derajat itu, dilajukan 3 bocah SD, asal Dusun Padamara, Desa Sambik Elen. Momen itu terekam kamera bergerak Bhabinkamtibmas Desa Sambik Elen, Brigadir Lalu Budi Setiawan, saat sedang bertugas, Kamis, 16 September 2021.

Iklan

Lalu Budi juga sempat membagikan momen bergerak itu di status WA-nya. Sekilas, saat dalam perjalanan menuju Dusun Padamara, Budi mendapati 3 bocah SD berdiri di pinggir jalan. Tak diketahui namanya, ketiga anak itu berjalan satu arah dengan Budi.

Mendengar deru sepeda motor Bhabinkamtibmas Lalu Budi dari arah belakang, ketiga anak itu spontan berdiri. Seketika mereka berdiri tegak, sigap, memberi hormat. Seakan ketiga anak itu, sedang menghadap tiang bendera, atau seperti prajurit yang diinspeksi komandannya.

Usut punya usut, sikap disiplin ketiga anak itu bukan kebetulan. Lalu Budi mengaku, dalam menjalankan tugas negara, ia memanfaatkan waktu untuk mengedukasi semua lapisan masyarakat dengan cara yang santai, humanis dan santun. “Intinya mereka respek saja kalau ketemu saya, karena setiap ketemu dengan anak-anak, saya selalu menyempatkan diri bermain,” ujarnya.

Tentunya, bermain dimaksud bukan bermain petak umpet. Tetapi, Budi melebur dengan aktivitas anak-anak yang ditemuinya. “Tujuan agar mereka tidak takut lagi dengan kehadiran polisi. Makanya, selalu saya kedepankan semboyan “Polisi Sahabat Anak,” ucapnya.

Semboyan Polisi Sahabat Anak itu lumrah diperankan Budi dalam kesehariannya. Ia berusaha menepis gap antara Polisi baju coklat dengan warga dan anak-anak di dalamnya.

 Tidak heran, di Desa Sambik Elen, Lalu Budi sangat dikenal. Sikap yang bersahabat, ramah dan kerap mengambil peran mengurusi persoalan sosial masyarakat, membuatnya melekat di kalangan warga. Selain kedekatan dengan anak, Budi juga masih menjalankan misi sosial berupa pembagian sembako lansia dukungan para donatur yang dititipkan kepada dirinya. “Mereka sudah biasa seperti itu setiap ketemu saya. Bahkan selalu memanggil nama saya dan tidak jarang hormat begitu,” pungkasnya. (ari)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional