Residivis Narkoba Diringkus Polisi

SM dan SH, residivis pengedar sabu saat diamankan di Mapolresta Mataram, Selasa, 11 Januari 2022.(Suara NTB/jun)

Mataram (Suara NTB) – Tim Opsnal Satnarkoba Polresta Mataram meringkus seorang residivis pengedar sabu berinisial SM (41), Senin, 10 Januari 2022 Pukul 16.00 Wita. Pria asal Karang Bagu Cakranegara ini, tertangkap bersama suruhannya yakni SH (57) dengan barang bukti sitaan 16,07 gram sabu.

Kasat Narkoba Polresta Mataram, Kompol Yogi Purusa Utama, SE., S. IK., kepada wartawan, Selasa, 11 Januari 2022 menerangkan, penangkapan pengedar sabu yang pernah mendekam sejak tahun 2018-2021 kemarin, buah tindak lanjut polisi atas informasi yang disampaikan warga, terkait masifnya peredaran barang haram tersebut di Karang Bagu.

Iklan

Informasi itu kemudian sigap direspon anggota dengan melakukan penyelidikan serta pendalaman di lapangan. “Hasilnya anggota memperoleh kejelasan tentang ciri-ciri pelaku,” ujar Yogi. Mengingat terduga pengedar itu merupakan residivis yang baru saja keluar dari balik jeruji besi, Tim Opsnal tak butuh waktu lama untuk meringkus SM. Begitupun anak buahnya yakni seorang kakek inisial SH.

SH berperan sebagai perantara penghubung dengan pembeli. Dalam satu poket sabu yang laku terjual, SH menerima upah dari SM Rp10 ribu. Berdasarkan hasil penggeledahan tubuh keduanya, lanjut Yogi Purusa Utama, polisi berhasil menyita 3 klip sabu yang sudah terbagi menjadi beberapa klip kecil. “Brat bruto sabu keseluruhan 16,07 gram.”

Selain barang bukti kepemilikan sabu, polisi menyita bukti-bukti lain yang menguatkan dugaan bahwa SM dan SH merupakan pengedar barang haram tersebut. Antara lain satu buah pipet, 3 buah HP, dompet berisi uang tunai Rp1.340.000, kemudian 2 unit kendaraan dan uang pada saku SM Rp280 ribu.

Atas tindak pidana yang dilakukan, SM dan SH dijerat dengan pasal 114 dan atau 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukuman paling sedikit 6 tahun penjara,” pungkas Yogi. (jun)

Advertisement