Residivis Maling Beraksi Pakai Airsoft Gun

Mataram (Suara NTB) – Lima kali mendapat didikan penjara tak membuat Rahmadi alias Madi (35) jera. Warga Pejeruk, Ampenan, Mataram itu kembali berulah. Kini dia semakin berani. Mencuri dengan bekal senjata airsoft gun untuk menakuti korbannya.

Pada Minggu, 1 April 2018 lalu, dalam satu malam dia menyatroni dua tempat. Satu di Selagalas, Cakranegara, Mataram dan satu lagi di Narmada, Lombok Barat.

Iklan

Di Selagalas, Madi memanjat pagar rumah korbannya. Setelah masuk, dia mencuri ponsel dan uang tunai Rp 4,8 juta. Aksinya tak mulus. Dia kepergok korban.

Panik, Madi kemudian melarikan diri. Tanpa sadar dia meninggalkan ponselnya di tempat kejadian.

Madi kabur menuju Narmada. Dia memutuskan sembunyi di sebuah warung. Di tempat itu, dia mengambil 66 bungkus rokok berbagai merek.

Selain itu, uang tunai Rp 1,5 juta hasil berjualan pemiliknya juga digasak. Pemilik warung saat itu sedang salat subuh.

“Pada saat beraksi dia selalu menggunakan motor yang sama dan melengkapi dirinya dengan senjata airsoft gun,” kata Wakapolres Mataram, Kompol Nanang Santosa, Senin, 2 April 2018.

Sore harinya setelah kejadian itu, Madi digerebek di Cakranegara saat sedang dalam pelariannya menggunakan Satria FU DR 4516 BP. Didapati airsoft gun merek Jerico buatan Taiwan di pinggangnya.

“Dia mengakunya senjata itu dia beli dari seseorang seharga Rp 3,3 juta. Kita masih kembangkan siapa penjualnya,” kata Nanang.

Dari interogasi dan catatan, Madi sudah lima kali masuk bui. Terakhir pada tahun 2014 dia dihukum satu tahun penjara karena terbukti mencuri burung di Ampenan, Mataram. (why)