Residivis Curi Motor Kawan Sendiri

Tim Resmob Satreskrim Polres Mataram mengamankan  tersangka WD diduga mencuri motor usai ditangkap di Cakranegara. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Residivis kasus narkoba, WD alias YC (43) menodai perkawanannya dengan Ali (59). Tersangka WD diduga mencuri motor kawannya semasa di Lapas itu. Motor kemudian digadai untuk  membayar utang.

Kasubbaghumas Polres Mataram, AKP Hari Priyono mengatakan, tersangka mengincar motor saat bertandang ke rumah Ali di Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Mataram.

Iklan

“Tersangka sudah mengetahui kunci motor biasa digantungkan di dinding,” ujarnya dikonfirmasi Minggu, 23 Desember 2018.

Tersangka seperti biasa datang bertamu Jumat, 14 Desember 2018 lalu. Namun ketika pulang dia membawa serta motor Suzuki Skydrive bernomor polisi DR 5648 BM milik korban.

Celakanya, STNK motor disimpan di dalam jok motor. Mudah saja bagi tersangka WD menggadai motor curian ke pelaku penadah di Perampuan, Labuapi, Lombok Barat.

“Motor digadai seharga Rp2 juta. Pengakuan tersangka uang dipakai untuk membayar utang,” beber Hari. Sementara korbannya merugi sampai Rp7 juta.

Hari menambahkan, tersangka WD pada awalnya diburu atas pencurian ponsel di dekat rumahnya, Karang Tangkeban, Cakranegara Selatan, Cakranegara. Namun tersangka tidak mengakui.

Sebaliknya, tersangka yang ditangkap di Kelurahan Saptamarga, Cakranegara, Mataram ini malah mengaku sudah mencuri motor.

“Tersangka kemudian diajak menunjukkan di mana dia menggadai motor tersebut. Akhirnya motor ditemukan di kawasan perkebunan,” ujarnya.

Sementara pelaku penadahan, MT masih diburu. Pada saat itu tidak ditemui di rumah. Kemudian tersangka WD yang sudah mendekam di ruang tahanan Polres Mataram disangka dengan pasal 363 KUHP.

“Dia ini residivis dari pasal yang dikenakan dia terancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” tandas Hari. (why)

  Demi Balap Liar, Pelajar dan Montir Diduga Sekongkol Jambret

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here