Reses Anggota DPRD NTB, Multazam Fokus Pembinaan UMKM

Anggota DPRD NTB, Multazam menjaring aspirasi masyarakat di Dusun Kongok, Desa Batu Layar, Lobar, dalam kegiatan Reses, Sabtu, 15 Februari 2020. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Anggota DPRD Provinsi NTB dari Fraksi Partai Nasdem, Multazam turun ke Daerah Pemilihan (Dapil) untuk menjaring aspirasi konstituennya dalam kegiatan reses yang dilaksanakan di Dusun Kongok, Desa Batu Layar, Lombok Barat, Sabtu, 15 Februari 2020.

Dalam reses itu, Multazam banyak menerima aspirasi dan harapan dari masyarakat setempat terkait dukungan dan perhatian dari Multazam selaku wakil rakyat terhadap pembinaan dan pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Iklan

Dalam kesempatan itu, Multazam menyampaikan, dirinya memang sejak awal berkomitmen dan fokus memperjuangkan dan mendukung pembinaan dan pengembangan UMKM masyarakat di daerah pemilihan (dapil)  Lobar dan KLU. “Program aspirasi saya ke depan kita fokuskan kepada peningkatan usaha ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baginya, persoalan terbesar yang dihadapi masyarakat terkait problem ekonomi. Oleh karena itu, pihaknya mendorong masyarakat agar bisa berinovasi dan kreatif melalui kelompok untuk menciptakan usaha ekonomi masyarakat.

Dia memastikan siap mendukung penuh pembinaan, pengembangan dan peningkatan usaha kecil yang dimiliki dan dikelola masyarakat. Baik dukungan permodalan, peralatan dan kebutuhan lainnya.

Dia mencontohkan, masyarakat di Dusun Kongok sebagian besar profesi sebagai nelayan. Perlu ada inovasi dan terobosan peningkatan ekonomi masyarakat nelayan misalnya ikan hasil tangkapan dijadikan berbagai produk makanan olahan bernilai ekonomis lebih tinggi. Misalnya kripik tongkol dan inovasi lainnya.

Namun tentunya, kata dia, itu dipastikan butuh dukungan baik permodalan, peralatan, manajemen dan lainnya. “Melalui program aspirasi saya di APBD ke depan, kita dukung pengembangan dan kemajuan ekonomi kreatif masyarakat di Dusun kongok,” terang mantan wakil Ketua DPRD Lombok Barat itu.

Dia menambahkan, melalui program aspirasi  sebagai wakil rakyat, dirinya berkomitmen memperjuangkan alokasikan anggaran bagi pengadaan perahu akan diperuntukkan bagi kelompok masyarakat di wilayah tersebut.

Diharapkan, dengan keberadaan perahu diperuntukan bagi kelompok masyarakat itu bisa meningkatkan produktivitas dan hasil tangkapan masyarakat setempat. Pasalnya, banyak nelayan tidak memiliki perahu sehingga terjebak menjadi buruh nelayan. “Tetapi kita ingatkan baik peralatan maupun program kita berikan tidak diperjualbelikan, namun untuk dimanfaatkan,” ungkap pria asal Medas, Gunung Sari, Lombok Barat tersebut.

Selain itu, program jangka panjang dipersiapkan bagi masyarakat. Diantaranya di sektor peternakan, yakni pengadaan sapi dan ayam petelur. Pihaknya akan berkoordinasi baik Pemkab Lobar dan Pemprov NTB terkait ada sejumlah aset lahan pemda yang bisa dipergunakan dan dimanfaatkan masyarakat setempat untuk pengelolaan peternakan bagi masyarakat setempat.
“Prinsipnya, kita sebagai wakil rakyat adalah jembatan bagi masyarakat untuk memperjuangkan dan menjawab apa jadi aspirasi dan kehendak masyarakat,” pungkasnya. (ndi/*)