Rencana Pinjaman Dana Rp 88 Miliar Tunggu Keputusan Dewan

Mataram (suarantb.com) – Rencana pinjaman dana Kota Mataram sebesar Rp 88 miliar ke Bank NTB sebagai solusi penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) masih harus menunggu keputusan DPRD Kota Mataram. Dewan akan segera berunding terkait rencana ini.

Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, H. M. Zaini mengatakan peminjaman dana tersebut harus melihat pemanfaatannya. Apabila ada program yang tidak bisa ditunda pengerjaannya dan penting untuk masyarakat, ataupun ada program yang telah diselesaikan, maka hal tersebut harus menjadi pemikiran pemerintah.

Iklan

“Nanti kita lihat urgensi dalam rangka peminjaman itu,” jelasnya.

Dewan akan bertemu dan membahas hal tersebut bersama dengan Walikota Mataram. Pemerintah pusat juga perlu diyakinkan untuk rencana ini. Mengingat, saat ini sering dikeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) secara tiba-tiba dan mengejutkan bagi daerah.

“Jangan sampai nanti kita sudah berhutang, ada turun PP lagi,” imbuhnya.

Kendati tak mempengaruhi program pemerintah yang sifatnya rutin, seperti gaji dan tunjangan pegawai, namun penundaan pencairan DAU ini sangat berpengaruh pada program-program fisik. Bersama pemerintah daerah, Dewan akan membahas apa saja program yang tidak bisa ditunda hingga tahun depan dan program yang akan berinovasi melakukan pinjaman daerah.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan jumlah pinjaman yang dibutuhkan sangat perlu untuk dipertimbangkan, apakah harus meminjam dana sebanyak pemotongan yang dialami atau sesuai dengan kebutuhan daerah. “Makanya nanti kita perlu duduk bersama membahas itu,” pungkasnya. (rdi)