Rencana Investasi Kilang Minyak, Investor Rusia akan Lakukan Kajian

Mataram (suarantb.com) – Rencana perusahaan asing asal Rusia untuk membangun kilang minyak di Global Hub Bandar Kayangan Lombok Utara baru akan terealisasi jika hasil studi kelayakan atas lokasi tersebut memuaskan. Demikian disampaikan Inisiator Bandar Kayangan, Son Diamar ditemui mendampingi pertemuan antara utusan perusahaan asal Rusia dan Gubernur NTB di Kantor Gubernur NTB, Selasa, 1 Agustus 2017.

Studi kelayakan ini dijelaskan Sondi lebih pada studi kesesuaian lokasi tersebut untuk pembangunan kilang minyak. “Seperti dalam lautnya berapa, kondisinya tanahnya, lebih ke engineering-nya. Kalau lokasi ekonomisnya tidak diragukan,” paparnya.

Iklan

Selaku pihak Bandar Kayangan, Sondi mengakui telah menyediakan hasil kajian lokasi rencana pembangunan kilang minyak tersebut. Namun, pihak investor tetap ingin melakukan kajian sendiri.

“Biasanya meraka akan lakukan sendiri juga, mungkin nanti ini akhir Agustus akan dilakukan, paling butuh waktu tiga bulan. Sekarang utusan ini pulang dulu, nanti mereka kembali lagi,” jelasnya.

Sondi mengaku optimis pembangunan kilang minyak ini akan terealisasi. Pasalnya, sekarang pembangunan Global Hub Bandar Kayangan telah memiliki dasar hukum, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2017. Pertemuan dengan Gubernur NTB ini juga disebutnya merupakan langkah meyakinkan pihak investor bahwa mereka bisa berinvestasi dengan tenang di Bandar Kayangan.

“Dua tahun lalu sudah teken MoU tapi kenapa enggak jebol-jebol orangnya. Kenapa mereka ndak datang karena kita belum punya dasar hukum. Baru PP 13/2017 keluar, baru percaya mereka, orang Rusia, China ini baru datang ke sini,” katanya.

Selain itu, kedatangan ini juga sekaligus meminta izin pembangunan pada Gubernur NTB. Termasuk izin dari kabupaten berupa izin lokasi, tanah dan izin pembangunan. Untuk itu, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi meminta kepada pihak investor agar memastikan dan merampungkan terlebih dahulu sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, sebagai bahan bagi pemerintah dalam mengambil keputusan.

“Kalau proses ini sudah rampung dan tahapan-tahapan yang diperlukan sudah dipenuhi, dan investor itu ada. Maka saya akan mendorong rencana itu hingga ke pemerintah pusat,” lontar TGB. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here