Rencana Investasi di Sumbawa Mencapai Triliunan Rupiah

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa kini tengah menjual tagline, mari berinvestasi di Sumbawa yang ramah dan bersahabat. Mengingat sebagian besar investasi yang berkembang saat ini baru sebatas rencana. Dengan nilai yang sudah mencapai di atas Rp 1 triliun.

Berdasarkan data yang dihimpun Suara NTB, Rabu, 23 November 2016, berdasarkan rekapitulasi izin prinsip penanaman modal dalam negeri yang diterbitkan Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup (BPMLH), terdapat 20 perusahaan PMDN yang sudah memegang izin prinsip dimaksud. Dengan rencana total nilai investaasi sebesar Rp 1,4 triliun. “Ini baru rencana yang izin prinsipnya keluar 2016. Artinya mereka sudah mendapatkan persetujuan dari Bupati. Untuk izin-izin lain tentu tergantung proses dan tahapan yang mereka lakukan,” terang Kabid Penanaman Modal BPMLH Sumbawa, Khotot Purwapriana.

Iklan

Beberapa perusahaan yang sudah melakukan ekspose dan survei seperti Lombok Apsar Bersani yang bergerak di bidang budidaya lobster. Beberapa investor Penanaman Modal Asing juga ada, seperti rencana Bali Seafood di Teluk Santong. Berupa usaha pengalengan ikan. Ada juga hotel di Pulau Moyo, PT Moyo Dive dari Jerman yang sudah dalam proses konstruksi fisik bangunan.

Khusus hotel cukup banyak permohonan investasi yang masuk. Terutama di Pulau Moyo, terdata ada sekitar lima hotel yang akan dibangun oleh investor yang berbeda, seperti di Labuan Aji dan Sebotok Pulau Moyo.

Meski demikian, tak dipungkiri Khotot masih ada beberapa kendala investasi di Sumbawa. Tata ruang yang membutuhkan observasi, dukungan infrastruktur dasar seperti listrik dan air yang dinilai masih kurang. Serta soal status lahan yang perlu diperjelas. Soal izin, sepanjang memenuhi syarat, tentu akan dipermudah. “Kita juga perkuat promosi potensi daerah, guna mendatangkan investasi lebih besar ke daerah ini. Salah satunya melalui Ekspo di TMII yang diikuti beberapa waktu lalu. Disitulah awal mula muncunya istilah investasi amah dan bersahabat sesuai slogan pemerintahan ini. Meski masih perlu disusul dengan blue print-nya,” pungkas Khotot. (arn)

  Kodim Amankan Tiga Truk Pengangkut Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here