Rencana Diresmikan Presiden, Proyek Pengembangan BIZAM Tuntas September

Didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Direktur Utama PT. Angkasa Pura I, Faik Fahmi, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko, mengecek progres pengembangan BIZAM, Senin, 7 Juni 2021.

Praya (Suara NTB) – Proyek pengembangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul  Madjid (BIZAM) saat ini terus dikebut pengerjaannya. Guna mengejar target tuntas bulan September mendatang. Mengingat, masih ada beberapa proyek yang dalam pengerjaan dan masih harus dikejar capaiannya.

Ada tiga proyek utama yang masuk dalam rencana program pengembangan BIZAM. Mulai dari perluasan terminal bandara yang nanti bisa meningkatkan daya tampung penumpang dari 3,25 juta penumpang pertahun menjadi 7 juta penumpang pertahun. Kemudian ada juga perluasan aprron, perluasan terminal kargo beserta akses jalur kargo. Ditambah perpanjangan run way atau landasan pacu bandara.

Iklan

Untuk pengerjaan perluasan terminal bandara saat ini sudah bisa dikatakan rampung dengan capain sekitar 99 persen. Sementara untuk perluasan terminal kargo serta perpanjangan run way, capaiannya saat ini masing-masing sudah 32 persen serta 43 persen. Dengan target rampung semuanya pada bulan September mendatang.

‘’Kami akan mengawal timeline dan target penyelesaian proyek pengambangan bandara.  Harapannya, nanti setelah semua siap dioperasikan, bandara ini akan diresmikan oleh Presiden,’’ ungkap Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko, saat meninjau proyek pengembangan BIZAM, Senin, 7 Juni 2021.

Didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Direktur Utama PT. Angkasa Pura I, Faik Fahmi serta General Manager (GM) PT. AP I Lombok International Airport (LIA) Nugroho Jati, Moeldoko mengatakan, pengembangan BIZAM masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) dan ditargetkan sudah siap beroperasi sepenuhnya sebelum perhelatan MotoGP dilaksanakan awal tahun 2022 mendatang.

Secara khusus, mantan Panglima TNI ini pun memberikan apresiasi terhadap progres capaian proyek pengembangan BIZAM. Sembari berharap perhelatan MotoGP di Indonesia bisa berjalan lancar dengan dukungan infrastruktur bandara yang memadai.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengatakan, pihaknya berkomitmen bisa menuntaskan program pengembangan bandara sesuai target waktu yang sudah ditentukan. Supaya bisa mendukung penuh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang nantinya akan menjadi lokasi penyelenggaraan event MotoGP serta event-event pariwisata lainnya di daerah ini.

Pengembangan  dilakukan hampir di semua aspek. Baik itu yang berkaitan dengan pelayanan bagi penumpang pesawat, dengan adanya perluasan terminal. Maupun layanan lainnya berupa peningkatan daya dukung landasan pacu (runway), perluasan appron yang ada di sisi barat, mengembangkan fasilitas kargo, serta memperluas area parkir penumpang dan penataan area pengunjung bandara atau waving gallery.

‘’Khusus untuk perpanjang runway bandara, dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter. Sehingga  bisa didarati pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 777 maupuan pesawat kargo untuk logistik gelaran MotoGP nantinya,’’ pungkasnya. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional