Relokasi PKL, Diskoperindag Tunggu Kebijakan PU

Mataram (suarantb.com) – Pedagang kreatif lapangan (PKL) di Jalan Mahoni beberapa waktu lalu direlokasi ke lahan yang ada di sebelah selatan Kantor DPRD NTB. Berhubung lahan tersebut milik Pemprov NTB, para PKL rencananya akan kembali direlokasi ke tempat permanen. Terkait pemindahan kembali puluhan PKL ini, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram masih menunggu kebijakan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mataram.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diskoperindag Kota Mataram, Uun Pujianto kepada Suara NTB menyampaikan rencananya PKL ini akan kembali dipindah ke Jalan Mahoni, samping Kantor Imigrasi Mataram. Beberapa bulan lalu PKL ini direlokasi dari Jalan Mahoni dalam rangka persiapan pelaksanaan MTQ Nasional ke-26 yang berpusat di Islamic Center.

Iklan

Uun mengatakan saat ini pihaknya menunggu Dinas PU melakukan penutupan saluran terlebih dulu. Nantinya setelah saluran di Jalan Mahoni ditutup, di sana akan dibangun lapak untuk para PKL. “Kita tergantung dari kebijakan pemerintah, terutama dari Dinas PU, jadi enggak dianggarkan untuk penutupan sungai (saluran) itu,” jelasnya.

Jika penutupan saluran rampung dilaksanakan, pihaknya tinggal menyiapkan lapak bagi 40 PKL tersebut. “Lapaknya kan sudah ada, tinggal kita pindahkan,” ujarnya. Beberapa waktu lalu pihaknya juga telah mengingatkan para pedagang agar tidak keluar dari lapak yang ditempatinya saat ini. Awal September lalu, pihaknya menertibkan para PKL yang berjualan di luar lapak atau tepat di pinggir Jalan Udayana. (ynt)

  Kawasan Kumuh di 25 Kelurahan akan Ditangani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here