Rekrutmen PPPK Direncanakan Februari – Maret

Syamsul Buhari (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) rencananya akan melakukan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai Februari – Maret mendatang. Rekrutmen PPPK 2021 untuk menyeleksi guru honorer yang akan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

‘’Tadi menurut informasi untuk PPPK, seleksi guru honorer, antara Februari – Maret. Nanti habis itulah rekrutmen CPNS,’’ ujar Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKD NTB, Drs. Syamsul Buhari, P.Si., M.Kes., dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 4 Januari 2021.

Pemprov NTB telah menyampaikan usulan formasi  guru honorer menjadi ASN lewat skema PPPK sebanyak 5.018 orang. Setelah dilakukan rekonsiliasi data di Dapodik antara Dinas Dikbud NTB dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sebanyak 5.018 formasi PPPK yang diusulkan tersebut, dengan rincian untuk  SMA 2.330 orang, SMK 2.460 orang dan SLB 228 orang. Syamsul menjelaskan pengumuman rekrutmen PPPK dan CPNS 2021 bisa saja serentak.

Tetapi pelaksanaannya tidak bersamaan. ‘’Bisa serentak pengumumannya tapi tahap pelaksanaannya beda, tergantung pemerintah pusat juga. Kita di daerah siap saja. Ndak ada masalah. Karena biaya rekrutmen PPPK dari pusat,’’ terangnya.

Terkait nasib 222 PPPK hasil rekrutmen 2019 yang belum keluar SK pengangkatan. Syamsul menjelaskan saat ini masih dalam proses pemberkasan. ‘’Akhir Januari sudah berproses SK pengangkatannya,’’ tuturnya.

Dalam seleksi guru honorer menjadi ASN tersebut, syaratnya cuma dua. Yaitu, umur antara 20 – 59 tahun. Kemudian, guru honorer tersebut telah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Bahkan, dengan jumlah yang diangkat sebanyak satu juta orang. Jika ada yang tidak lulus dalam seleksi pertama, masih punya kesempatan kedua dan ketiga. (nas)