Rekrutmen CPNS dan PPPK, Pemprov Ajukan 5.489 Formasi

Ilustrasi seleksi CPNS. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB telah memperbaiki usulan formasi rekrutmen CPNS dan PPPK 2021. Total jumlah formasi yang diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebanyak 5.489 formasi CPNS dan PPPK.

Sementara itu, rekrutmen CPNS dan PPPK 2021 kemungkinan besar akan dilaksanakan dalam waktu bersamaan untuk efisiensi anggaran. ‘’Untuk teknisnya kita belum tahu persis. Tapi prinsipnya untuk efisiensi, supaya tidak ada pemborosan keuangan negara. Penyelenggaraan supaya tidak berulang-ulang, mungkin prinsip efisiensi itu bisa terjadi bersamaan,’’ kata Kepala Kantor Regional (Kanreg) X BKN Denpasar, Paulus Dwi Laksono dikonfirmasi di Mataram, akhir pekan kemarin.

Iklan

Meskipun pelaksanaan rekrutmen CPNS dan PPPK 2021 dilaksanakan bersamaan, Paulus mengatakan tidak masalah. Karena dari sisi pembuatan soal untuk ujian seleksi CPNS dan PPPK, BKN sudah bekerjasama dengan konsorsium perguruan tinggi negeri.

‘’Kita dengan konsorsium perguruan tinggi negeri, itu yang menyusun soal-soal tersebut,’’ terangnya.

Paulus mengatakan untuk pengadaan CPNS dan PPPK 2021, Menteri PANRB telah menyampaikan akan mulai dibuka sekitar bulan April – Mei. Namun, BKN belum bisa memberikan informasi terkait hal tersebut sebelum ada surat dari Menteri PANRB terkait dengan persetujuan formasi CPNS dan PPPK untuk kabupaten/kota dan provinsi.

‘’Kalau ada surat keputusan normatif dari Menteri PANRB, kita akan segera mengumumkan kapan akan dilaksanakan pengadaan CPNS dan PPPK mulai pendaftaran sampai tes dan pengumuman. Kami dan Panselnas yang akan membuat SK (pengumuman pengadaan) itu,’’ ucapnya.

Paulus menjelaskan Pemda provinsi, kabupaten/kota dan instansi pusat sudah menyerahkan usulan formasi CPNS dan PPPK 2021 ke Kementerian PANRB. Usulan formasi yang disampaikan Pemda ke Kementerian PANRB ditembuskan ke Kepala BKN.

Kemudian Kepala BKN memeriksa usulan tersebut kemudian disusun jumlah kebutuhan berdasarkan usulan formasi dengan mempertimbangkan keuangan negara.

Dari situ kemudian dibuat pertimbangan teknis mengenai penetapan formasi oleh Kepala BKN disampaikan kepada Menteri PANRB. “Setelah pertimbangan teknis formasi dari Kepala BKN. Kemudian dijadikan dasar oleh Kementerian PANRB untuk menetapkan formasi pengadaan CPNS dan PPPK,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. Muhammad Nasir menyebutkan jumlah usulan formasi CPNS yang diajukan Pemprov setelah melakukan perbaikan sebanyak 471 formasi.

Kemudian untuk rekrutmen PPPK, Pemprov mengajukan 5.018 formasi. Sehingga total, Pemprov mengajukan usulan sebanyak 5.489 formasi untuk CPNS dan PPPK.

Nasir merincikan, sebanyak 471 formasi CPNS yang diusulkan terdiri dari 287 formasi tenaga kesehatan, 184 formasi tenaga teknis dan 10 formasi guru agama. Sementara, untuk  5.018 formasi PPPK yang telah diajukan terdiri dari 2.330 guru SMA, 2.460 guru SMK dan 228 guru Sekolah Luar Biasa (SLB). (nas)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional