Rekapitulasi Suara Dimulai di Tingkat Kecamatan

PPK Kecamatan Mataram mulai melakukan proses rekapitulasi hasil pemilihan Calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram, Jumat, 11 Desember 2020. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram, Jumat, 11 Desember 2020 memulai rekapitulasi hasil pemungutan suara Calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram di tingkat kecamatan. Perhitungan suara mendapat pengawal ketat dari aparat Kepolisian dan TNI.

Pantauan Suara NTB, rekapitulasi di Kecamatan Mataram berjalan kondusif. Aparat kepolisian berpakaian seragam dan preman berjaga di pintu masuk serta aula kantor camat. Saksi dari masing – masing paslon Walikota dan Wakil Walikota Mataram nomor urut 1, H. Mohan Roliskana – TGH. Mujiburrahman (HARUM). Paslon nomor urut 2 Dra. Hj. Putu Selly Andayani – TGH. Abdul Manan (SALAM). Paslon nomor urut 3 H. Lalu Makmur Said – H. Badruttamam Ahda (MUDA) dan paslon H. Baehaqi – Hj. Baiq Diyah Ratu Ganevia turut menyaksikan proses rekapitulasi tersebut.

Iklan

Ketua KPU, M. Husni Abidin menerangkan, proses rekapitulasi hasil pemungutan suara calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram di tingkat kecamatan dijadwalkan dilaksanakan selama lima hari kedepan. Pihaknya menargetkan perhitungan suara di tingkat kecamatan rampung Sabtu, 13 Desember 2020. “Paling cepat tanggal 13 Desember,” kata Husni.

Hasil tingkat kecamatan akan direkap kembali di tingkat kota. Seluruh panitia pemilihan kecamatan akan dihadirkan menghitung kembali. Seluruh tahapan mulai pendistribusian, penghitungan di tingkat kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), panitia pemilihan kecamatan sampai tingkat kota dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan TNI.

Husni menambahkan, penetapan pemenang Pilkada Kota Mataram tahun 2020 diumumkan selesai rapat pleno pada Kamis, 17 Desember 2020. “Sesuai jadwal penetapan pemenang tanggal 17 Desember,” kata Husni.

Klaim kemenangan dari paslon berdasarkan hasil hitung cepat dan perhitungan riil baik dilakukan oleh lembaga survei maupun tim pemenang tidak bisa menjadi patokan. Keputusan final pemenang Pilkada Kota Mataram menunggu hasil rekapitulasi di tingkat kota dan diumumkan setelah rapat pleno penetapan. “Biar saja. Yang jelas KPU tetap mengacu ke hasil rekapitulasi. Pengumuman pemenang melalui rapat pleno,” demikian kata dia. (cem)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional