Rekanan Gedung Serba Guna Ditahan

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Sumbawa memanggil rekanan pembangunan gedung serba guna Dusun Sengkal, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Senin, 17 April 2017. Rekanan berinisial RH tersebut dipanggil guna dimintai keterangan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Usai diperiksa, RH langsung ditahan.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP. Elyas Ericson, SH., S.IK kepada wartawan menerangkan, RH ditahan hingga 20 hari kedepan. Dimana pihaknya sudah melakukan penandatangan berita acara penahanan. “Tadi tersangka kami panggil guna pemeriksaan. Tersangka langsung ditahan,” ujarnya.

Iklan

Disebutkannya, kedatangan tersangka untuk dimintai keterangan tanpa didampingi penasehat hukum. Sehingga penyidik menunjuk penasehat hukum untuk mendampinginya. Namun tersangka menolak, sehingga pemeriksaan diteruskan.

Sebelumnya penyidik sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa. Dalam SPDP tersebut ada empat tersangka yang sudah ditetapkan. Yakni RH selaku rekanan, Sd selaku pejabat Kades sebelumnya, AL sebagai bendahara desa, dan Br selaku ketua TPK Desa Batu Bangka.

Adapun pembangunan gedung serba guna di desa setempat menuai permasalahan. Meski dananya sudah dicairkan 100 persen, namun pihak rekanan tak kunjung membangun gedung tersebut. Adapun pengadaan gedung merupakan aspirasi salah satu anggota DPRD Kabupaten Sumbawa tahun 2016 lalu. Dananya dimasukkan melalui APBDes Desa Batu Bangka. Dengan nilai anggaran sekitar Rp 120 juta. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here