Realistis dengan Anggaran Terbatas

H. Ridwan Syah (Suara NTB/nas)

ASISTEN II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, M.M., M.Sc., M.TP., mengatakan perjalanan RPJMD NTB 2019 – 2023 sudah berjalan separuhnya. Sementara, Pemprov dihadapkan pada kondisi pandemi Covid-19. Di mana, pendapatan maupun belanja dipangkas akibat pandemi Covid-19.

‘’Sehingga dalam kondisi Covid-19 ini, kita berharap program-program unggulan tetap dapat dieksekusi. Oleh karena itu kita harus realistis,’’ ujarnya ketika dikonfirmasi usai acara halal bihalal di Graha Bhakti Praja, Senin, 17 Mei 2021.

Iklan

Mantan Kepala Bappeda NTB ini ini menjelaskan, RPJMD dibuat sebelum pandemi Covid-19. Dengan adanya Covid-19, maka Pemda melakukan penyesuaian. Sehingga tidak mungkin semua program-program unggulan dikerjakan seluruhnya. Tetapi dilakukan pemilahan-pemilahan program unggulan yang sangat prioritas.

‘’Sehingga Pak Gubernur, meminta kita untuk memilih, memprioritaskan yang benar-benar prioritas yang bisa diintegrasikan antara satu OPD dengan OPD lain,’’ terangnya.

Misalnya, ketika berbicara program unggulan industrialisasi. Mana program yang bisa dijahit atau dirangkai dengan program-program OPD lain. Seperti di Science Technology and Industrial Park (STIP) Banyumulek, ada program industrialisasi dan inkubasi bisnis.

‘’OPD lain bisa masuk di situ. Sehingga kita keroyok bersama-sama. Dinas Pertanian dan Perkebunan masuk, Dinas Peternakan, Dinas Perindustrian dan lain-lain. Sehingga makna dari arahan Pak Gubernur, kita benar-benar memprioritaskan program-program yang sangat penting terkait dengan visi misi NTB Gemilang dengan kondisi Covid-19 yang menyebabkan anggaran sangat terbatas,’’ katanya.

Ia mengatakan Gubernur juga berpesan tidak selalu program unggulan diselesaikan dengan APBD. Namun banyak sumber-sumber anggaran lain, misalnya dari kementerian/lembaga, dunia usaha dan sinergi dengan kabupaten/kota. ‘’Sehingga keterbatasan dana yang dimiliki Pemprov, bisa diatasi, disinergikan dengan program pusat dan kabupaten/kota,’’ pungkasnya. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional