Realisasi PBBKB Rp254,18 Miliar

Muhammad Husni (Suara NTB/ist)

Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) mencatat konsumsi atau volume penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) di NTB selama pandemi Covid-19 tahun 2020 menembus angka 796,2 juta liter lebih. Sehingga, realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) tahun 2020 mencapai Rp254,18 miliar dari target Rp238 miliar.

Kepala Bidang Pajak Daerah Bappenda NTB, Muhammad Husni di Mataram, pekan kemarin menyebutkan pada 2019, konsumsi BBM di NTB mencapai 731,95 juta liter lebih. Pada 2020, meskipun pandemi Covid-19, konsumsi BBM di NTB mencapai 796,21 juta liter lebih.

Iklan

Ia menyebutkan pada Januari 2020, konsumsi BBM di NTB sebesar 66,79 juta liter lebih. Kemudian turun menjadi 62,14 juta liter lebih pada Februari. Konsumsi BBM kembali turun menjadi 55,63 juta liter pada Maret 2020.

Selanjutnya, pada April, kembali naik menjadi 64,82 juta liter lebih. Meningkat lagi menjadi 67,62 juta liter dan 69,15 juta liter pada Mei dan Juni. Pada Juli, konsumsi BBM kembali turun menjadi 65,76 juta liter lebih.

Pada Agustus, konsumsi BBM meningkat menjadi 72,97 juta liter lebih. Kemudian, September turun menjadi 55,93 juta liter lebih. Pada Oktober, naik lagi menjadi 74,88 juta liter, November sebanyak 71,43 juta liter lebih dan Desember kembali turun menjadi 69,02 juta liter lebih.

Husni mengatakan konsumsi BBM tahun 2020 terjadi penambahan sebesar 64,25 juta liter lebih dibandingkan tahun 2019. Atau konsumsi BBM di NTB tahun 2020 tumbuh sebesar 8,78 persen.

Meskipun dari sisi konsumsi atau penjualan BBM meningkat. Husni mengatakan realisasi PBBKB tahun 2020 menurun sebesar Rp14,7 miliar atau minus 5,5 persen jika dibandingkan realisasi PBBKB tahun 2019. Yakni dari Rp268,9 miliar menjadi Rp254,1 miliar.

Husni menjelaskan penurunan paling signifikan terjadi pada pengguna BBM sektor transportasi sebesar Rp12,4 miliar atau minus 6,28 persen dari sebelumnya sebesar Rp197,5 miliar menjadi Rp185,1 miliar. “Penurunan ini disebabkan selain karena pandemi Covid-19, juga karena di awal tahun 2020 terjadi dua kali penurunan harga BBM,” jelasnya. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional