Realisasi PAD di Mataram Stagnan

H. Effendi Eko Saswito. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mulai menghitung proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) di tahun 2022 mendatang. Realisasi pendapatan dari retribusi dan pajak masih stagnan. Organisasi perangkat daerah (OPD) didorong melakukan optimalisasi.

Ketua TAPD yang juga Sekretaris Daerah Kota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito mengatakan, pihaknya memanggil OPD penghasil PAD untuk menghitung proyeksi di tahun 2022 mendatang. Proyeksi itu bersumber dari retribusi maupun pajak.

Iklan

Dia mengakui, selama ini PAD diperoleh Kota Mataram stagnan. Perlu langkah strategis mengoptimalisasikan sumber – sumber pendapatan. “Selama ini, PAD kita stagnan,” kata Sekda.

Stagnannya pendapatan tersebut terutama dari sektor retribusi parkir dan pasar tradisional. TAPD meminta klarifikasi OPD teknis selaku penanggungjawab. Menurut Sekda, dalam kondisi normal maupun situasi pandemi seperti saat ini, harus ada kreativitas dari masing – masing OPD penghasil PAD.  Sekda menyebutkan, target PAD di tahun 2021 sekitar Rp365 miliar.

Karena itu, SKPD pengelola PAD didorong melakukan peningkatan sesuai kemampuan. “Jelas ada peningkatan kumulatif, tetapi belum ditotal keseluruhannya,” tandasnya.

Tak tercapainya PAD tahun ini juga menjadi alasan dilakukan pemangkasan anggaran pada APBD perubahan? Sekda menegaskan, tidak ada pemangkasan anggaran di APBD perubahan. Pihaknya hanya membahas pergeseran anggaran sesuai Instruksi Mendagri Nomor 21 Tahun 2021 tentang jaring pengaman sosial. Kalaupun ada pemangkasan hanya di Badan Keuangan Daerah. Sedangkan, SKPD lainnya diminta perlu penyesesuaian sesuai porsi anggaran tersedia. “Tidak ada pemangkasan, tetapi kita minta kegiatan belum prioritas ditunda dulu,” ucapnya.

Alokasi tambahan anggaran pada APBD Perubahan Rp18 miliar. Sedangkan, usulan dari SKPD Rp113 miliar. Artinya, alokasi anggaran tidak mampu memenuhi permintaan SKPD. Untuk itu, program dianggap prioritas diminta dilakukan pergeseran kegiatan. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional