Realisasi Investasi di KSB Mencapai Rp 500 Miliar

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPT) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mencatat dalam triwulan pertama tahun 2017 geliat investasi sudah berada pada angka Rp 500 miliar. Bahkan tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan terus bertambah mengingat masih banyak potensi yang belum dijajaki secara maksimal.

Kepala DPMPT-satu pintu KSB, Drs. Hajamuddin, MM kepada Suara NTB, Selasa, 21 Februari 2017 menyebutkan jumlah tersebut dianggap sangat realistis.

Iklan

Pasalnya, saat ini PT Gili Balu yang berada dibawah Eco Region Group (ERG) saat ini sedang mengajukan proses perizinan IUPJL (Izin usaha pengelolaan jasa lingkungan). Dengan catatan, pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil, dipastikan masuk dalam rencana zonasi pengelolaan.

Pemkab Sumbawa Barat akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk memberikan kepastian hukum terhadap para calon investor ini. “Kita tetap memberikan kepastian hukum terhadap para investor yang akan berinvestasi di Sumbawa Barat. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan nantinya tidak terjadi,” ujarnya.

Selain PT tersebut, saat ini PT Turangga Energi Nuswantara  (PT TEN) yang berencana berinvestasi untuk pengelolaan dan pemurnian tembaga. Di sektor Pariwisata PT Maluk Griya Ampibian (MGA) untuk pembangunan resort di pantai Lawar saat ini sudah mulai dibangun.

“Empat perusahaan tersebut menjadi acuan terhadap menggeliatnya investasi di Sumbawa Barat,” timpalnya. Pada triwulan kedua nanti, pihaknya menargetkan investasi di KSB berada pada angka Rp 1 triliun. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here