Reaksi Partai Demokrat Soal Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Kota Bima

Mataram (Suara NTB) – Seorang kader perempuan Partai Demokrat yang menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bima, diduga terlibat perselingkuhan dengan salah seorang oknum polisi di Kota Bima. Menyikapinya, petinggi Partai Demokrat mengaku akan terlebih dulu menghimpun informasi seputar persoalan ini.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPD Partai Demokrat NTB, H. Zainul Aidi, SP, yang dikonfirmasi suarantb.com, Senin, 10 April 2017. Zainul menegaskan, pihaknya sejauh ini belum memperoleh informasi yang lengkap terkait kasus dugaan perselingkuhan tersebut.

Iklan

Untuk itulah, Zainul Aidi mengaku masih perlu menghimpun informasi yang lebih mendalam kepada pihak-pihak yang disebutkan dalam kabar yang berkembang di berbagai media.

Dalam sejumlah pemberitaan, terungkap bahwa seorang perempuan bernama FT, Minggu, 9 April 2017, telah menggerebek suaminya, Brigadir EW, seorang anggota kepolisian yang bertugas di Kota Bima. Saat digerebek istrinya, EW kedapatan tengah menginap di rumah Slv, di perumahan Sonco Tengge. Adapun Slv diketahui sebagai anggota DPRD Kota Bima dari Partai Demokrat.

Mengetahui ada kadernya yang diduga terlibat dalam dugaan tersebut, Zainul menegaskan pihaknya akan berupaya mengambil langkah tertentu. Namun, upaya ini akan didahului dengan proses menghimpun informasi untuk mengecek kebenaran kabar tersebut.

“Saya belum tahu persis masalahnya. Nanti kita coba konfirmasi lebih dulu.. Baru nanti kita coba mengambil langkah-langkah di partai,” ujar Zainul Aidi. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here