Razia Jam Malam Kawasan Wisata Senggigi, Polisi Bongkar Kegiatan Prostitusi

Polres Lombok Barat merazia ruangan kafe dan karaoke di kawasan wisata hiburan malam Senggigi, Batulayar, Lombok Barat, Sabtu, 31 Juli 2021 dalam pemantauan penerapan PPKM Level 3. Diamankan tiga orang diduga terkait prostitusi.(Suara NTB/Polres Lombok Barat)

Mataram (Suara NTB) – Polres Lombok Barat menggelar razia jam malam penerapan PPKM Level 3 di kawasan wisata Senggigi, Batulayar, Lombok Barat, Sabtu, 31 Juli 2021. Meski sebagian besar tempat hiburan malam tutup, tetapi satu kafe dipergoki menyediakan tempat untuk prostitusi. Tiga orang diamankan.

“Kegiatan ini untuk memastikan jalam malam dipatuhi pengelola hiburan malam,” kata Kabag Ops Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq didampingi Kasatreskrim Iptu I Made Dharma Yulia Putra, dan Kasatresnarkoba Iptu Faisal Afriadi.

Iklan

Dari pantauan, kafe dan tempat karaoke dari penampakan luar sepi pengunjung. Tetapi, kondisi ini dipastikan lagi dengan mengecek sampai ke ruangan. “Kita pastikan betul mereka ini tidak beroperasi,” ucapnya.

Pengecekan mendalam ini membuah hasil. Salah satu kafe ditemukan masih menyediakan ruangan karaoke. Tetapi, tidak digunakan sesuai nama tempatnya. Malah diduga dipakai untuk asusia.

Dhafid mengatakan, awalnya menemukan pasangan laki-laki dan perempuan di dalam ruangan. Perempuan ini berlaku sebagai terapis pijat. “indikasi awal prostitusi,” sebut dia.

Pasangan bukan suami istri kemudian dimintai keterangan. Akhirnya, muncul satu nama lain yang diduga menjembatani pertemuan keduanya, yakni seorang laki-laki berinisial JU. “Diduga sebagai mucikarinya, kita dalami lebih lanjut,” imbuh Dhafid.

Dia menyebutkan, pendalaman ini berkaitan dengan pelanggaran pidana pasal 296 juncto pasal 506 KUHP tentang perantaraan prostitusi. “Tiga orang ini semuanya diamankan untuk diperiksa. Kita lihat bagaimana hasil pemeriksaannya,” tutup Dhafid. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional